Bupati Kebumen Launching Mobil Listrik Karya Anak SMA Muhammadiyah Gombong

141

Kebumen, Muslim Obsession – Sebuah inovasi mobil unik diciptakan oleh sejumlah siswa dari SMA Muhammadiyah Gombong. Kreasi mobil tersebut diketahui ramah lingkungan karena tidak meninggalkan emisi, dengan memanfaatkan energi dari matahari.

Karya anak bangsa yang sangat membanggakan ini secara resmi dilauching oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (12/4/2021). Bupati Kebumen menyatakan, dirinya sangat bangga dengan skil dan kemampuan anak-anak SMA Gombong dalam menciptakan karya berupa mobil listrik tenaga surya.

‘’Ini sangat bagus dan patut di apresiasi. Sebelumnya juga para siswa SMP Muhamadiyah Kebumen, juga sudah bisa menciptakan roket tenaga air. Ya meskipun sederhana, tapi ini menunjukan anak anak Kebumen memiliki bakat yang tinggi,’’ ujar Bupati.

Mobil listrik kata dia, adalah mobil masa depan yanh bisa menjadi harapan masyarakat. Sebab, kendaraan yang memakai bahan bakar minyak ketersediannya semakin berkurang, seiring menipisnya fosil di perut bumi. Mobil listrik juga ramah lingkungan.

”Pemerintah Kabupaten Kebumen saat ini juga memiliki anggaran sebesar Rp 500 juta, untuk mendukung kreatifitas para siswa di Kebumen SMA dan SMK di Kebumen,” tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Tsaqif Faqiyudin, salah satu siswa perakit mobil tenaga surya dari SMA Muhammadiyah Gombong tersebut mengatakan jika timnya membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk merakit dan menguji coba mobil tersebut.

“Butuh dua bulan untuk bisa mobil ini di-test drive. Kalau durasi atau jamnya kita belum tahu, tapi untuk jarak maksimal 20 kilometer,” kata Tsaqif,

Adapun desain dari mobil yang tak lagi memakai bahan bakar minyak bumi itu terinspirasi dari karakter mobil di game online PUBG bernama Buggy. Mobil tersebut memiliki kekuatan tangguh, sehingga mampu melewati berbagai kondisi medan jalan.

Kendati demikian, Tsaqif menyebut jika mobil tersebut masih harus disempurnakan dengan mencari referensi maupun dengan meminta arahan dari para gurunya.

“Dalam pembuatannya sendiri sebenarnya kita belum tahu apa-apa, jadi harus cari banyak refrensi atau sumber yang memadai baik dari guru kita maupun internet,” paparnya kepada wartawan.

Sebelumnya, saat proses perakitan Spectre ia bersama temannya sempat mengalami hambatan, mengingat di sekolahnya tidak ada yang menggeluti bidang otomotif.

“Namun berbekal semangat dan arahan para guru pembimbing, mobil tenaga surya akhirnya terselesaikan,” terangnya optimis.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Gombong Fahrudin Mubarok mengungkapkan jika mobil Spectre memiliki kekuatan daya hingga 800 watt. Kekuatan tersebut berasal dari 5 buah baterai yang bekerja untuk menggerakkan 4 unit mesin Spectre.

Sedangkan satu baterai lainnya berfungsi untuk mengaktivasi komponen elektronik penunjang dengan masing-masing berkekuatan 12 volt dan 35 ampere.

“Mobil ini menggunakan dinamo brushless dc dengan kekuatan 800 watt. Total baterai berjumlah 5 unit, 4 unit baterai penggerak mesin dan 1 unit baterai untuk menyalakan komponen elektronik tambahan masing-masing 12 volt dengan arus 35 ampere. Jika matahari cukup terik setiap unit baterai akan terisi penuh berkisar 5-6 jam melalui panel solar cell,” ungkap Fahrudin.

Atas kreasi siswanya itu, Ia pun turut mengapresiasi proses penciptaan Spectre. Tak lupa ia juga terus mendorong pengembangan ke depan agar mobil tersebut bisa layak digunakan di jalan raya.

Selain itu pihaknya juga berharap agar Spectre bisa menjadi medium kampanye kendaraan berbasis ramah lingkungan.

“Meski masih proses pengembangan siswa kelas X berharap nantinya mobil yang kini didesain hanya satu kursi tersebut tidak hanya sekedar menjadi moda transportasi melainkan sekaligus sebagai ajang kampanye ramah lingkungan,” kata Fahrudin. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here