Buntut Komentar Rasis terhadap Timnas Inggris di Euro 2020, 11 Orang Ditangkap

87

Muslim Obsession – Polisi telah menangkap setidaknya 11 orang yang diduga mengirim pesan rasis kepada pemain Inggris di media sosial setelah kekalahan final Euro 2020 bulan lalu dari Italia, demikian kata pihak berwenang seperti dilansir Daily Sabah, Kamis (5/8/2021).

Unit Pemolisian Sepak Bola Inggris (UKFPU) meluncurkan penyelidikan kejahatan rasial menyusul komentar yang ditujukan kepada beberapa pemain kulit hitam Inggris setelah pertandingan pada 11 Juli, yang dimenangkan Azzurri melalui adu penalti.

Unit tersebut mengidentifikasi 207 pos yang dianggap bersifat kriminal, 123 di antaranya dikirim oleh akun milik individu di luar Inggris.

“Rincian individu dan kasus ini sedang dalam proses diteruskan ke negara terkait untuk ditindaklanjuti,” kata Dewan Kepala Kepolisian Nasional (NPCC) dalam sebuah pernyataan.

Sebanyak 34 akun diidentifikasi berada di Inggris, dan 11 dari pemegang akun tersebut kini telah ditangkap karena dicurigai melakukan sejumlah pelanggaran, termasuk komunikasi berbahaya.

Mereka adalah 10 pria dan satu wanita berusia antara 18 dan 63 tahun.

“Ada orang di luar sana yang percaya bahwa mereka dapat bersembunyi di balik profil media sosial dan lolos dengan memposting komentar menjijikkan seperti itu,” ujar Kepala Polisi Mark Roberts.

“Mereka perlu berpikir lagi – kami memiliki penyelidik yang secara proaktif mencari komentar kasar sehubungan dengan pertandingan dan, jika mereka memenuhi ambang batas kriminal, mereka yang mempostingnya akan ditangkap,” tambahnya.

Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka menanggung beban terberat dari pelecehan tersebut, karena masing-masing gagal mengeksekusi penalti mereka dalam adu penalti.

Penyerang Raheem Sterling juga masuk karena pelecehan rasial setelah Inggris mengalahkan Denmark di semifinal, setelah memenangkan penalti kontroversial.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here