Buku Manasik Diusulkan Harus Dilengkapi Panduan Perlindungan Jamaah

268

Jeddah, Muslim Obsession – Buku manasik haji untuk tahun depan diusulkan dapat dilengkapi dengan panduan perlindungan jamaah. Usulan ini dikatakan oleh Delegasi Amirul hajj Imam Addaruqutni dari Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Saya kira bahan evaluasi untuk buku yang selalu dibawa oleh jamaah itu, buku panduan ibadah ya, sebaiknya untuk memperkecil kemungkinan jamaah itu hilang atau pun tertinggal, maka panduan perlindungan jamaah kiranya bisa dimasukkan dalam suplemen di dalam buku bimbingan manasik nantinya,” kata Imam, seperti dikutip dari Kemenag, Selasa (20/8/2019).

Imam menyebutkan, dalam buku manasik yang baru nanti, dimasukan petunjuk perlindungan jamaah hingga panduan jika jamaah terpisah dari rombongan. Buku manasik, ujar Imam, biasanya memang selalu dibawa oleh jamaah haji. Karena itu, manfaat buku ini harus dimaksimalkan.

“Karena buku itu selalu dibawa oleh jamaah, dia selalu melihat buku itu kemungkinan juga digambarkan di situ, di mana lokasi jamaah sering tertinggal, itu saya kira lebih efektif,” paparnya.

Ia menilai bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menitikberatkan pada kualitas ibadah haji dari sisi bimbingan ibadah pada musim haji tahun depan. Salah satu yang menjadi instrumennya adalah upgrade buku manasik haji.

“Saya lihat langsung tahun ini adalah penyelenggaraaan ibadah haji terbaik. Baik layanan umum, baik akomodasi, transportasi maupun katering dengan perbedaannya di tahun-tahun sebelumnya sudah berbasis zonasi, nampaknya ini juga akan efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pada tahun ini, tingkat kematian dan jumlah jamaah yang sakit lebih sedikit ketimbang tahun lalu.

“Padahal, dari segi perkiraaan jamaah, tahun ini tingkat ristinya lebih tinggi,” pungkasnya. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here