Bukan Aisyah, Ini Empat Perempuan Terbaik di Mata Nabi

60
Empat perempuan terbaik di dunia menurut Nabi

Muslim Obsession – Peran perempuan dalam Islam amatlah penting. Dikatakan bahwa perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya.

Artinya, jika seorang perempuan memiliki akhlak yang mulia dan terpuji, maka seorang anak juga akan memiliki budi pekerti yang baik.

Namun, adakah perempuan shalihah yang dapat dijadikan teladan bagi perempuan-perempuan masa kini?

Tidak perlu resah, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda tentang empat perempuan terbaik di mata beliau.

 “Cukuplah bagimu empat perempuan terbaik sedunia, Maryam binti ‘Imran, Asiyah istri Fir’aun, Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, (Riwayat Al-Hakim dari Anas bin Malik).

Perempuan pertama yang disebutkan dalam hadits di atas ialah Maryam. Maryam merupakan perempuan yang dijaga kesuciannya sekaligus ibu dari Nabi Isa AS. Bukti beliau merupakan perempuan shalihah terdapat dalam Al-Quran surah Ali Imran ayat 42.

 “Dan (Ingatlah) ketika malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, Sesungguhnya Allah Telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala perempuan di dunia (yang semasa dengan kamu)”

Maryam sangat menjaga kesuciannya dan tidak sembarangan berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Bahkan ketika malaikat Jibril datang menemuinya dalam bentuk fisik laki-laki sempurna beliau tetap menjaga dirinya.

Perempuan kedua ialah Asiyah, istri Fir’aun, ia merupakan perempuan shalihah. Dengan imannya yang kokoh, ia rela meninggalkan kemewahan kerajaan demi kehidupan yang lebih baik di akhirat.

Asiyah tidak hanya memiliki paras yang cantik, tetapi budi pekertinya juga baik. Meski menjadi seorang istri dari raja yang kejam, ia tetap sabar, santun, dan penuh kemuliaan.

Perempuan ketiga ialah Khadijah, istri baginda Nabi Muhammad Saw. Khadijah adalah istri yang sangat setia dan sangat mencintai baginda Nabi sepenuh hatinya. Ia menghibur Nabi Saw. tatkala ketakutan sesaat setelah mendapat wahyu pertama. Ia juga yang selalu memotivasi suaminya agar tetap semangat dalam menjalankan dakwahnya.

Perempuan Keempat ialah putri baginda Nabi Muhammad Saw. yang bernama Fatimah. Fatimah merupakan putri nabi yang sangat rajin beribadah dan patuh kepada orangtuanya.

Ketika ibunya wafat, ia dapat memahami kesulitan yang dihadapi ayahnya, Rasulullah Saw. Oleh karena itu beliau dengan setia dan penuh keikhlasan membantu ayahnya untuk menggantikan peran ibunya.

Dari pemaparan empat perempuan shalihah di atas dapat kita ketahui bahwa seorang perempuan itu harus memiliki sifat-sifat yang mulia, menjaga kehormatan, berbakti kepada orangtua, dan berbakti kepada suaminya.

Oleh karenanya, sudah sepatutnya seorang perempuan memiliki kepribadian dan moral yang islami. Semua itu demi menjaga dan menjunjung tinggi harkat dan martabat seorang perempuan.

Wallahu A’lam bish Shawab..

(Vina – Dikutip dari Islami.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here