BRISyariah Layani Pelunasan Ibadah Haji

1315
Tabungan BRISyariah
Ilustrasi tabungan haji BRISyariah.

Jakarta, Muslim Obsession – Direktur Utama PT Bank BRISyariah Tbk, Moch. Hadi Santoso mengatakan, pihaknya siap melayani masyarakat yang ingin melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji tahun 2018.

“BRISyariah siap melayani masyarakat yaitu nasabah yang ingin melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji tahun 2018,” kata Hadi di Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Hadi mengungkapkan, BRISyariah sebagai salah satu bank syariah yang dipercaya oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“BRISyariah ditunjuk sebagai salah satu bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS-BPIH) oleh BPKH,” ujarnya.

Adapun pelunasan biaya pelaksanaan ibadah tahun 2018 dimulai pada tanggal 16 April 2018 sampai dengan 4 Mei 2018. Secara keseluruhan, tercatat 52.561 nasabah yang akan melunaskan setoran biaya ibadah haji di BRISyariah.

Pada Senin (16/4/2018) tercatat sebanyak 6.818 calon jamaah yang melakukan pelunasan BPIH di BRISyariah. Pada Selasa (17/4/2018) sampai dengan pukul 12.00 WIB tercatat ada 4.230 calon jamaah yang melakukan pelunasan BPIH.

Hadi mengemukakan, BRISyariah sangat siap melayani para calon jamaah haji melakukan  pelunasan BPIH.

“BRISyariah menyiapkan help desk yang selalu stand by melayani keluhan apapun dari Kantor Cabang (KC), Kantor Cabang Pembantu (KCP), maupun Kantor Layanan Syariah (KLS) di seluruh Indonesia. BRISyariah juga menempatkan orang di kantor Siskohat Kemenag RI selama masa pelunasan. IT kami sangat siap, dan petugas kantor pusat, serta seluruh pejabat KC, KCP maupun KLS, terhubung dalam WA Group. Dengan demikian, kalau ada keluhan bisa secepatnya direspons dan diatasi,” paparnya.

Hadi mengingatkan para calon jamaah yang akan melunasi BPIH di BRISyariah, bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Calon jamaah harus melengkapi persyaratan yaitu bukti asli setoran awal BPIH, buku Tabungan Haji BRISyariah iB, fotocopy KTP, Materai Rp6.000 1 lembar, pas photo 3×4 (standard Kemenag) sebanyak 6 lembar.

Salah satu yang terpenting, mereka harus melakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu di rumah sakit atau puskesmas fasilitas kesehatan kelas 1 di wilayah masing-masing. Setelah itu, rumah sakit atau puskesmas akan menginput data pada Siskohat yang tersedia disana, maka nama yang bersangkutan tertulis “sudah memenuhi” di Siskohat pada bank BRISyariah, kemudian setelahnya calon jamaah bisa datang ke BRISyariah untuk melakukan pelunasan BPIH,” ujarnya.

Pelunasan BPIH, bagi BRISyariah, tambahnya, mempunyai dua arti. “Pertama, kepercayaan masyarakat sebagai nasabah untuk membayar pelunasan biaya ibadah haji di BRISyariah. Kedua, sekaligus mengedukasi dan mensosialisasikan bank syariah, khususnya BRISyariah kepada masyarakat. Bahwa BRISyariah hadir dengan dukungan induk, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang merupakan bank terbesar di Indonesia, melalui jaringan Kantor Layanan Syariah (KLS),” tandas Hadi.

Bank BRISyariah Tbk atau BRISyariah adalah bank syariah ritel modern yang merupakan anak perusahaan dari bank BUMN terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. BRISyariah hadir sejak 17 November 2009 sebagai bagian dari keinginan BRI Group untuk mempersembahkan layanan perbankan yang lengkap kepada masyararakat Indonesia. BRISyariah hadir dengan visi menjadi  bank ritel modern terkemuka dengan ragam layanan financial sesuai dengan kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk memberikan solusi keuangan yang amanah.

Operasional dan bisnis BRISyariah dilaksanakan oleh 6.000 sumber daya insani yang berpengalaman dengan dukungan 272 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan perbankan BRISyariah diperkuat dengan 500 lebih ATM BRISyariah, 24 ribu lebih ATM BRI, serta ratusan ribu ATM jaringan Link, Prima dan Bersama.

Melalui sinergi dengan induk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, layanan syariah dapat juga diakses melalui 1.044 kantor cabang maupun kantor cabang pembantu serta Kantor Layanan Syariah di Bank BRI.

BRISyariah turut membantu dalam pelaksanaan program pemerintah khususnya dalam penyaluran pembiayaan pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. BRISyariah telah dipercaya pemerintah dalam penyaluran pembiayaan rumah bersubsidi melalui pembiayaan FLPP.

BRISyariah juga menjadi bank syariah pertama dan satu-satunya yang berhasil dalam penyaluran KUR Syariah dan dalam rangka menghadirkan layanan bank syariah terdekat, BRISyariah menjadi bank syariah pertama yang telah meluncurkan layanan LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif) saat ini sudah ada 429 agen laku pandai yang bernama BRISSMART.

Menyambut era digital banking, BRISyariah telah mengembangkan layanan BRIS Online sebagai one stop digital service yang bisa diakses dengan mudah oleh nasabah untuk kebutuhan sehari-hari via gadget.  Aplikasi BRIS Online tersedia di Google Play, AppStore, Blackberry, dan WindowsApp. Dengan aplikasi BRIS Online nasabah dapat melakukan transfer dan pembayaran berbagai tagihan.

Nasabah juga dapat melakukan pembelian maupun pembayaran tiket, top-up pulsa, token listrik, Go-Pay, Tokopedia. Pengembangan IT terus dilakukan untuk memberikan layanan yang semakin berkualitas kepada nasabah. (arh)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here