BPJS Kesehatan Luncurkan Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile

Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile ini diharapkan bisa membantu mempercepat proses vaksinasi Covid-19 di lapangan.

85
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti. (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim Obsssion – BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile untuk mendukung langkah pemerintah pusat yang terus menggencarkan program vaksinasi nasional.

Program vaksinasi, bahkan, digenjot pemerintah dengan target ada 3 juta dosis vaksinasi Covid-19 yang diberikan ke masyarakat dalam sehari guna menanggulangi lonjakan kasus aktif dan kematian akibat Covid-19.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile diharapkan bisa mempercepat proses vaksinasi di lapangan.

“Kami berkomitmen mendukung percepatan vaksinasi massal yang sampai dengan saat ini telah mencapai 100 juta dosis. Sebelumnya kami telah menciptakan aplikasi P-Care Vaksinasi, lalu kini kami ujicobakan versi mobile-nya yang lebih ringkas,” ujar Ghufron.

Ia menjelaskan, petugas vaksinasi cukup menggunakan smartphone untuk mengakses aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile ini sehingga bisa dilakukan di segala medan, tidak memerlukan penyediaan komputer dalam penggunaannya.

Kehadiran P-Care Vaksinasi Mobile, diharapkan Ghufron mempu memudahkan mobilitas petugas vaksinasi, apalagi jika nantinya kegiatan vaksinasi dilaksanakan di tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang seperti pusat perbelanjaan.

“Di samping itu, P-Care Vaksinasi Mobile juga dapat membantu petugas vaksinasi untuk melakukan pengecekan tiket selagi peserta menunggu giliran untuk divaksinasi,” jelas Ghufron.

Salah satu fitur yang tersedia pada aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile adalah pengecekan tiket vaksinasi yang terintegrasi dengan sistem Peduli Lindungi. Petugas dapat melihat status tiket peserta yang akan divaksinasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta.

Fitur tersebut juga dapat digunakan untuk melihat riwayat vaksinasi Covid-19 peserta. Selain itu, juga ada fitur pendaftaran peserta vaksinasi dengan memanfaatkan NIK yang tervalidasi oleh data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas data peserta vaksinasi Covid-19.

Fitur lainnya adalah pencatatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Data yang disimpan dalam fitur ini mencakup hasil screening peserta, jenis vaksin yang diberikan, nomor batch vaksi dan hasil observasi peserta. Seluruh data tersebut dapat digunakan jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile juga memiliki fitur untuk mengirimkan data pelaksanaan vaksinasi ke Peduli Lindungi. Nantinya data tersebut dipergunakan untuk menerbitkan sertifikat vaksinasi di sistem Peduli Lindungi,” jelas Ghufron. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here