Bos Tesla Elon Musk Sumbang Dana untuk Khan Academy, Segini Jumlahnya!

224

Washington, Muslim Obsession – CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, telah menyumbangkan $ 5 juta ke Khan Academy, sebuah usaha digital.

Pendiri Khan Academy, Salman Khan, berterima kasih kepada elon Musk dan yayasan Elon atas donasinya, dalam video yang diposting di Saluran YouTube-nya.

Salman dalam video YouTube-nya mengatakan bahwa dia merasa senang dengan donasi tersebut karena akan membantu akademi untuk mempercepat konten dari anak-anak hingga dewasa profesional.

Dia memastikan bahwa donasi tersebut akan digunakan untuk meningkatkan konten dan perangkat lunak.

Dilansir The Islamic Information, Kamis (21/1/2021) Khan Academy menyediakan pendidikan kelas dunia gratis untuk semua orang di seluruh dunia dalam bentuk artikel, video, dan kuis, membantu siswa dalam bidang kimia, matematika, fisika, biologi, tata bahasa, keuangan, ekonomi, dan banyak topik lainnya.

Baca Juga: Bintang Sepak Bola Muslim Sumbang Dana untuk Lawan Corona

Semua sumber daya yang disebutkan di atas diterjemahkan ke dalam setiap bahasa, dan Khan Academy memiliki 15 juta pengguna aktif yang mempelajari kursus ini setiap bulan.

Khan Academy memiliki lebih dari 120 juta pengguna terdaftar, 30 juta di antaranya adalah siswa yang menggunakan platform mereka untuk mempelajari hal-hal baru.

Khan Academy menyediakan pendidikan gratis di seluruh dunia dan dinobatkan sebagai salah satu usaha digital pendidikan terbaik.

Siapa Elon Musk?

Elon Reeve Musk FRS lahir di Afrika Selatan, 28 Juni 1971; umur 49 tahun adalah tokoh bisnis, penemu, dan industrialis dari Amerika Serikat.

Ia merupakan pendiri, CTO, dan CEO SpaceX, CEO dan arsitek produksi Tesla, pendiri The Boring Company, dan pendiri Neuralink. Setelah mengikuti kuliah perdagangan di Queen’s School of Business selama dua tahun, Musk mendapatkan gelar sarjana ekonomi dari the Wharton School of the University of Pennsylvania dan sarjana fisika.

Musk Melanjutkan Studi Ph.D. Fisika ke Stanford University pada tahun 1995 namun hanya mengikuti kelas selama 2 hari untuk melanjutkan karirnya dengan mendirikan Zip2, Musk juga ikut berperan dalam berdirinya PayPal. Musk memiliki tiga kewarganegaraan yaitu Afrika Selatan, Kanada, dan Amerika Serikat.

Musk adalah pendiri beberapa perusahaan teknologi populer, termasuk SpaceX yang bergerak di teknologi antariksa; Tesla Inc. yang bergerak di bidang otomotif; OpenAI, SolarCity, Neuralink, serta beberapa perusahaan lainnya.

Musk menyatakan bahwa dengan perusahaan-perusahaan ini didirikannya dengan tujuan mengubah dunia dan kehidupan manusia termasuk mengurangi pemanasan global melalui peningkatan produksi dan konsumsi energi terbarukan.

Ia juga berharap dapat mengurangi “risiko punahnya umat manusia” dengan meningkatkan teknologi untuk hidup di planet lain, khususnya di Mars.

Pada bulan September 2020, kekayaan Musk ditaksir mencapai USD 102,9 miliar, menjadikannya orang terkaya ke-4 di dunia.

Pada Tahun 2001, majalah Forbes menempatkannya sebagai peringkat ke-25 dalam daftar Orang Paling Berkuasa di Dunia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here