Bina Pebulu Tangkis Muda, Parmusi Sulteng Gelar Abdul Rachman Thaha Cup

717
Rahman Taha
Kejuaraan Bulu Tangkis bertajuk Abdul Rachman Cup akan digelar pada 18-23 April 2018.

Jakarta, Muslim Obsession – Sebagai upaya membina potensi generasi muda, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Kejuaraan Bulu Tangkis pada 18-23 April 2018.

Perhelatan bertajuk Abdul Rachman Thaha Cup itu akan dilaksanakan di GOR Siranindi Palu dan diikuti para peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulteng.

“Mereka ini harus mendapatkan perhatian dan sentuhan. Setidaknya PBSI Sulteng harus memfasilitasi bakat-bakat anak daerah ini yang berpotensi bisa membawa harum nama daerah,” kata Ketua PW Parmusi Sulteng Abdul Rachman Thaha (ART) kepada Muslim Obsession, Selasa (10/4/2018).

ART menuturkan, kejuaraan ini merupakan bagian dari program Parmusi yang berorientasi pada dakwah.

“Dakwah itu bukan hanya dilakukan di masjid atau panggung ceramah, tapi kita juga bisa berdakwah kepada para atlet. Sehingga kita bisa menjadikan mereka ini atlet yang beriman, kan raga mereka sudah terbentuk, maka dari itu jiwa keimanannya kita bentuk dan perkuat lagi,” tegas pria 38 tahun ini.

Sebagai Ketua PW Parmusi Sulteng, imbuhnya, ia memang menekankan program kerja sosial seperti ini. Pasalnya, dakwah kerap kali tak menyentuh persoalan sosial, karena umumnya dilakukan di atas mimbar masjid.

“Saya punya niat ke depan, program seperti ini tidak hanya untuk cabang bulu tangkis. Saya juga akan buat kejuaran karate, karena saya juga salah salu Ketua Perguruan Karatedo Amura Propinsi Sulteng,” ujar ART yang berencana mencalonkan diri sebagai seorang senator pada Pileg 2019 mendatang.

Ditanya jika nanti terpilih sebagai senator, ART membeberkan sejumlah agenda. Di antaranya adalah memperjuangkan sebuah regulasi tentang insentif bagi guru mengaji, imam masjid, dan pemandi mayat. Selama ini, kata ART, mereka tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat, bahkan sejak Republik ini merdeka.

“Soal itu, insya Allah, jika Allah meridhoi saya menjadi seorang senator, maka komitmen moral ini harus saya jaga. Kenapa? Karena ini merupakan amanah buat saya dan perjuangan untuk umat, khususnya untuk Sulawesi Tengah,” tandasnya.

Secara pribadi, nama Abdul Rachman Thaha belakangan mulai banyak menyita perhatian publik di Sulawesi Tengah. Untuk ukuran anak muda, karir anak guru mengaji ini terbilang cukup sukses, baik di bidang usaha maupun politisi dan akademik.

ART pun bersyukur kepad Allah Swt. yang telah memberikan kesuksesan dan rezeki yang terbilang lebih atas diri dan keluarganya. “Pada dasarnya saya melihat ini semua suatu kesyukuran dari Allah Swt. yang telah memberikan kecukupan pada diri saya,” ucapnya.

Menurut ART, kesuksesan harus diawali dengan niat lurus, ikhtiar atau berusaha keras dan disertai dengan doa. Namun, satu hal yang menurut ART tidak kalah penting dari semua itu dan menjadi kunci dalam meraih sukses, yakni memohon doa restu dari kedua orangtua. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here