Bikin Gaduh, Menag Minta Maaf atas Polemik Cadar dan Celana Cingkrang

109
Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi. (Foto: Kemenag)
Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Menag Fachrul Razi menyatakan permintaan maaf atas ramainya polemik terkait radikalisme, cadar, dan celana cingkrang.

Ia ingin masalah tersebut disudahi. Sebab, pihaknya akan fokus ke depan untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh umat beragama.

“Polemik tentang itu sudah clear. Saya minta maaf kalau sampai menimbulkan amarah. Kini, kami akan fokus melayani seluruh umat beragama seadil-adilnya,” ujar Menag usai Raker dengan Komisi VIII DPR di Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019) sebagaimana dilansir Kemenag.

Baca juga: 

Soal Celana Cingkrang, Tengku Zulkarnain Singgung Si Buta dari Gua Hantu

Menag: Radikalisme Sudah Menyebar di Jajaran ASN

Persoalan Utama Bangsa ini Bukan Radikalisme, Tapi Kemiskinan dan Moralitas Pemimpin

Menurut Menag, proses menemukenali beragam permasalahan umat beragama yang terkait dengan tugas Kementerian Agama terus dilakukan.

Pihaknya juga telah mempresentasikan sejumlah program dan kegiatan untuk peningkatan kualitas kehidupan keagamaan di Indonesia, baik menyangkut kerukunan, pendidikan agama dan keagamaan, serta haji dan sertifikasi halal.

“Ada sejumlah target yang sudah dirumuskan. Penguatan moderasi beragama yang sudah masuk dalam RPJMN 2020-2024 juga akan segera diterjemahkan dalam bentuk program konkrit,” tururnya.

“Juga terkait sertifikasi halal yang tahun ini sudah mulai berjalan penyelenggaraannya oleh BPJPH. Jadi kita mau ngebut. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” sambungnya.

Tantangan ke depan lainnya yang menjadi konsentrasi Kemenag adalah diberlakukannya UU Pesantren. Menurut Menag Fachrul perangkat regulasi turunannya harus segera disiapkan agar bisa dijalankan.

Terkait kerukunan, Menag mengatakan bahwa itu menjadi tugas bersama, seluruh elemen bangsa.

“Kami akan menggandeng ormas keagamaan dan stakeholder lainnya untuk bergandengan tangan menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia,” tandasnya. (Vin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here