Biadab! Perawat Razan Al-Najjar Wafat Ditembak Tentara Israel

1770

Gaza, Muslim Obsession – Dunia gempar saat datang kabar seorang perawat tewas ditembak tentara Israel, Jumat (1/6/2018), bertepatan dengan hari ke-16 di bulan Ramadhan.

Razan Al-Najjar, demikian namanya. Usianya baru 21 tahun saat peluru mengoyak tubuhnya. Perawat yang dikenal berani itu syahid menghadap Allah.

“Kami melakukan ini atas dasar cinta pada negeri kami,” kata Razan, seperti dilansir sebuah akun media sosial sebelum ia wafat.

Razan masih mengenakan jas putih saat ia menghembuskan nafas terakhirnya. Peluru yang dilepaskan sniper Zionis Israel menembus dada sebelah kirinya.

Jumat itu, Razan tengah bertugas menyelamatkan warga Gaza yang melakukan aksi protes sebagai rangkaian aksi Great March of Return di kawasan Khan Younis-Gaza, Palestina.

Sejatinya, Razan merupakan tenaga medis dari Kementerian Kesehatan Palestina. Ia bertugas menangani pasien luka akibat serangan tentara Israel.

Wafatnya Razan, sontak menggemparkan dunia. Namanya disisipkan dalam setiap doa yang tertulis dalam jendela-jendela media sosial. Mulai Maher Zain hingga masyarakat luas.

Biadabnya, Israel mengeluarkan klaim yang memerahkan wajah dunia. Mereka mengatakan, Razan termasuk dalam ‘ribuan perusuh’ yang berkumpul di lima lokasi sepanjang perbatasan dengan membakar ban dan berusaha merusak infrastruktur keamanan.

Tembakan yang dilakukan adalah balasan atas aksi tersebut, demikian klaim biadab Zionis Israel.

Parahnya, mereka menuduh adanya tembakan yang dilakukan pihak ‘perusuh’ ke kendaraan militer. Tuduhan lainnya, ada seorang Palestina yang menyeberang ke Israel untuk menanam granat lalu kembali ke Gaza.

“Kami bertindak sesuai dengan aturan,” kata mereka. Biadab! (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here