Besok Biden Umumkan Kabinet Barunya

208
Joe Biden (Foto: The Boston Globe)

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Amerika Serikat atau AS terpilih Joe Biden akan mengumumkannama-nama yang dipilih untuk mengisi kabinetnya, besok, Selasa (24/11). Selain itu, pelantikan Biden juga akan digelar lebih sederhana untuk memperkecil risiko penyebaran covid-19.

Biden akan mengumumkan kabinet barunya sebagai tanda bahwa tim transisi terus maju dengan cepat, meski Donald Trump enggan mengakui hasil pemilu dan terus berupaya menggagalkan proses transisi.

Kepala staf Gedung Putih yang baru Ron Klain mengatakan proses penunjukan bergerak lebih cepat daripada dua pemerintahan sebelumnya.

“Anda akan melihat pemilihan kabinet pertama pada Selasa ini. Tapi, jika Anda ingin tahu seperti apa kabinetnya, siapa yang akan berada di dalam kabinet itu, Anda harus menunggu presiden terpilih mengumumkannya sendiri pada Selasa,” kata Klain.

Hal itu diungkapkan setelah Biden mengatakan dia telah memilih menteri keuangannya, mengisyaratkan bahwa orang itu akan diterima semua elemen Partai Demokrat.

Klain mengatakan, meski sebagian langkah transisi bergerak pada kecepatan maksimal, apa yang dapat dilakukan tim Biden masih terbatas karena pemerintahan saat ini terus berusaha memblokir transisi, yang dampaknya terus meningkat setiap hari.

Dia menuturkan Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris tidak mendapat akses ke briefing intelijen, data covid-19, atau pemeriksaan latar belakang untuk calon cabinet dan mengkritik administrator layanan umum administrasi (GSA) AS Emily Murphy yang telah menunda kepastian kemenangan Biden.

“Undang-Undang hanya mewajibkan dia untuk mengungkapkan siapa yang menjadi pemenang pemilu dan saya kira tidak ada yang perlu diperdebatkan bahwa Joe Biden adalah pemenang Pilpres,” ujarnya.

Klain mengatakan Trump jelas telah menurunkan norma demokrasi di AS. Trump telah melakukan hal itu selama empat tahun dan terus meningkat sejak pemilihan.

Pada hari pelantikan, 20 Januari mendatang, presiden terpilih biasanya akan datang dan diterima presiden yang akan melepaskan jabatannya di Gedung Putih. Kegiatan itu diikuti dengan sumpah di depan Capitol, yang disaksikan publik di National Mall dan jutaan pemirsa di televisi.

Kemudian ada peluncuran khusus, sebuah prosesi di Pennsylvania Avenue, dan pesta pengukuhan.Segala sesuatu tentang pelantikan Joe Biden diharapkan akan berbeda pada Januari mendatang, karena pandemi sedang berlangsung.

“Kami tahu orang-orang ingin merayakan. Kami hanya mencoba menemukan cara untuk melakukannya seaman mungkin,” kata Klain.

Beredar spekulasi bahwa Trump tidak akan berpartisipasi sama sekali dalam pelantikan. Selain itu, beberapa acara dapat dibatalkan atau akan menerapkan social distancing dan pemakaian masker. Dan banyak yang diimbau untuk menonton secara daring daripada hadir secara langsung. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here