Berharap Tingkatkan Perekonomian, Kelompok Binaan DD Farm Antusias Sambut Idul Qurban

109
Ketua Paguyuban Plasma Ternak, Asari. (Foto: DD)

Serang, Muslim Obsession – Memanfaatkan sentra ternak dari DD Farm, Dompet Dhuafa optimis dapat memenuhi kuota kurban di seluruh Indonesia. Pendistribusian kurban Dompet Dhuafa mencakup wilayah terpencil, tertinggal dan terpelosok di seluruh Tanah Air.

Ketua Paguyuban Plasma Ternak, Asari, pun menyambut antusias Idul Qurban yang segera tiba tak lama lagi. Menurut ketua kelompok peternak yang diberdayakan DD Farm ini, hingga Sabtu (19/6/2021) ketersediaan domba untuk kurban sudah mencapai 70 persen.

“Insya Allah kami sangat siap dengan kualitas maupun kuantitas domba yang kami miliki untuk kebutuhan kurban di wilayah Banten dan sekitarnya. Kami juga terus melakukan perawatan secara intensif mulai dari bobot, kesehatan hingga pakan. Semoga domba yang kami ternakan di plasma tersebut dapat berkontribusi secara maksimal saat kurban nanti,” ujar Asari.

Asari bercerita, anggota kelompoknya semula hanya memaksimalkan pendapatan dari kegiatan padat karya seperti kuli bata, pencari rumput, kuli serabutan dan lain-lain. Mereka berkerja tidak menentu tergantung permintaan dengan waktu yang tidak pasti, sehingga penghasilan bulanan tidak tetap.

“Saat itu kami lebih banyak menganggurnya daripada kerja. Namun setelah melihat pengelolaan DD Farm, kami termotivasi untuk memiliki peternakan. Meskipun Plasma Ternak ini baru, namun minat masyarakat cukup tinggi. Alhamdulillah bermula dari segelintir anggota lambat laun bertambah menjadi sepuluh anggota,” ungkap Asari.

Lewat plasma ternak tersebut, Asari mengaku mendapatkan banyak ilmu dalam bidang peternakan. Terlebih seluruh anggota mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang dirasakan besar manfaatnya.

“Awalnya kami sempat ragu untuk beternak domba, apalagi dengan pengelolaan yang membutuhkan waktu dan perhatian. Namun karena ini demi menopang ekonomi kehidupan keluarga, maka kami terus giat untuk beternak,” terang Asari.

Asari mengaku memiliki gaji pas-pasan sebagai tenaga keamanan. Untuk menghidupi kelaurga dengan sepuluh anak, Asari bertekad untuk terus beternak. Terlebih setelah mengetahui bahwa bisnis ternak memiliki pasar yang menggiurkan.

“Semoga dengan melonjaknya permintaan dari masyarakat seperti tahun 2020 lalu, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian untuk menopang kehidupan keluarga di wilayah Kampung Gowok, Curug, Serang, Banten,” pungkas Asari. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here