Berapa Besaran Dana yang Ditarik Muhammadiyah dari Bank Syariah?

253

Jakarta, Muslim Obsession -Pengurus Pusat Muhammadiyah telah memerintahkan kepada seluruh daerah untuk menarik dana dari Bank Syariah BUMN. Hal ini terkait respon keputusan pemerintah yang telah menggabungkan tiga bank syariah BUMN.

Diketahui pemerintah telah menggabungkan tiga bank syariah milik BUMN yakni BNI Syariah, BRI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri (BSM). Ketiga bank ini di merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sempat beredar bocoran bahwa dana Muhammadiyah yang ada di bank syariah BUMN mencapai Rp 15 Triliun. Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengaku belum bisa memberi jawaban pasti terkait kabar itu.

“(Rp 15 triliun ya?) Waddduuuuh itu baru bisa terjawab mungkin di akhir Januari. Kan BSI saja baru akan jalan tanggal 1 Februari 2021,” ujar Anwar, Sabtu (19/12/2020).

Saat ini, jumlah dana yang mau ditarik Muhammadiyah itu sedang dihitung oleh tim khusus internal mereka. Tim khusus itu sudah terbentuk dan diketuai oleh Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Zamroni.

“Lagi dihitung oleh tim,” katanya.

Pengumuman Muhammadiyah menarik dana dari ketiga bank itu keluar tepat usai digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terkait merger dan komposisi komisaris dan direksi bank syariah tersebut.

Secara terbuka, Muhammadiyah mengungkapkan alasannya mau menarik dana dari sana. Salah satunya tidak lain terkait komposisi komisaris dan direksi yang ditunjuk. Namun, belum jelas apa maksud dari pertimbangan tersebut.

“Melihat komposisi Komisaris, Direksi dan DPS PT Bank Syariah Indonesia hasil merger yang baru diumumkan maka mungkin Muhammadiyah sebaiknya melakukan pengkajian tentang hal tersebut,” kata Anwar. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here