Berani Kritik Jokowi, Berikut Profil Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra

226

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra ramai diperbincangkan publik karena keberaniannya melontarkan kritik kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan menyebut The King of Lip Service atau si Raja Membual, tukang berbohong.

Akibat kritikan yang dilontarkan BEM UI melalui media sosial, beberapa pengurus BEM UI mengalami serangan digital. Serangan tersebut berupa peretasan akun sosial media para pengeurus. Termasuk diretasnya akun Whatsapp milik Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra.

Leon juga melaporkan beberapa sosial media milik para teman temannya mengalami serangam digital setelah postingan tentang Jokowi itu viral di media sosial.

Dilansir dari Linkedin, Leon Alvinda Putra merupakan salah satu mahasiswa Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Univeritas Indonesia. Leon tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2017 di FEB UI. Dia juga aktif dalam berorganisasi, baik di kampus maupun di luar kampus.

Bukan itu saja, Leon merupakan mahasiswa yang berprestasi di kampus kuning. Hal itu dikatakan oleh akun Twitter @dzulfian. Dalam postingannya, Dzulfian yang merupakan Alumni FEB UI menyebutkan jika Leon merupakan mahasiswa yang memiliki IPK 3,5 dan dirinya juga menjadi Asisten Dosen (Asdos).

Dalam cuitannya, Dzulfian juga mengungkapkan sebelum menjadi Kepala BEM UI, Leon sudah menjadi Ketua dimana-mana.

“Ketua BEM UI skrng, Leon, setahu saya IPK-nya hamdallah cum laude, di atas 3,5, asdos pula. Jurusannya juga salah 1 yg paling susah masuknya. Sblum jdi KaBem, doi jga udh ktua sana-sini. Doi jg tetangganya Pak @jokowi di Solo loh. Bkn kaleng2. Klo IPK Pak Presiden brp dulu?” Cuit @dzulfian menanggapi cuitan dari Ade Armando.

Diketahui BEM UI menyebut Presiden Joko Widodo the king of lip service. Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra menyebut pernyataan itu sebagai bentuk kritikan kepada pemerintah.

Melalui akun @BEMUI_Official, organisasi kampus itu secara blakblakan menyebut Presiden Jokowi sebagai The King of Lip Service.

“Itu bentuk kritis kami jadi itu dibuat oleh Brigade [organ taktis] di bawah BEM UI. Itu bentuk kritik bahwa banyak selama ini pernyataan Presiden yang kemudian tidak sesuai dengan realita atau pelaksanaannya,” kata Leon, Ahad (27/6/2021). (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here