Bedanya Kalender Islam dan Kalender Masehi

2797

Namun, pelajaran dan makna dari peristiwa-peristiwa tersebut kerap hilang dalam perhitungan Gregorian. Oleh sebab itu, umat Islam menggunakan kalender Hijrah. Satu tahun Islam memiliki dua belas bulan secara berurutan seperti gambar di bawah ini:

Kalender Gregorius atau Kalender Gregorian atau Kalender Masehi adalah kalender yang sekarang paling banyak dipakai di Dunia Barat.

Kalender ini merupakan modifikasi Kalender Julius. Pertama kali diusulkan oleh Dr. Aloysius Lilius dari Napoli-Italia, dan disetujui oleh Paus Gregorius XIII, pada tanggal 24 Februari 1582.

Berbeda dengan Kalender Masehi yang didasarkan pada siklus matahari, Kalender Islam murni berdasarkan bulan dan lebih pendek dari kalender Gregorian. Hal ini dikarenakan tahun Islam tidak tergantung pada musim atau kondisi cuaca.

Menurut kalender Islam, hari berikutnya dimulai dari waktu Maghrib atau matahari terbenam setiap hari. Sedangkan untuk Kalender Masehi, hari baru dimulai pukul 12:00 malam atau pukul 00:00. Ini adalah salah satu perbedaan utama antara kedua kalender tersebut.

Awal setiap bulan Hijriah pun terdapat tanda-tandanya. Yakni dengan penampakan fisik bulan sabit pada titik tertentu di dunia. Selain itu, Muharram, Rajab, Dhul-Qadah, dan Dhul-Hijjah dianggap sebagai bulan sakral.

Dalam budaya Arab tradisional, empat bulan ini juga dikenal sebagai bulan terlarang. Di mana pada bulan itu dilarang untuk melakukan pertempuran. Kalender Islam dianggap kalender resmi di berbagai negara Muslim di seluruh dunia, terutama negara-negara seperti Arab Saudi maupun Indonesia.

Negara-negara Muslim lainnya juga tetap menggunakan kalender Gregorian untuk tujuan sipil dan beralih ke kalender Islam untuk hal-hal yang berkaitan dengan agama. Secara keseluruhan, kalender Islam sangat penting dalam kehidupan setiap Muslim.

(Vina – Sumber: Islamic Finder)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here