Banjir Kepung Jabodetabek, ACT Siapkan 123 Posko dan 1.230 Relawan

211
ACT menyiapkan 1.230 relawan untuk membantu para korban banjir di Jabodetabek. (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya akhir pekan ini. Akibat hujan lebat yang berlangsung sejak Jumat hingga Sabtu (20/2/2021) kemarin, membuat lebih dari 123 titik wilayah di Jabodetabek terendam oleh banjir.

Untuk membantu para korban banjir, Tim Tanggap Darurat ACT kembali bersiaga di lokasi terdampak banjir sejak 3 hari lalu. Tim bergerak untuk memastikan proses evakuasi serta pendistribusian bantuan untuk para korban berlangsung dengan baik serta cepat.

Merespons bencana banjir saat ini, ACT mengaktivasi Posko Bencana Nasional dan sejumlah posko wilayah di titik-titik terdampak dan menyiapkan sejumlah bantuan yang diperlukan.

“Kita telah siapkan 14 induk posko daerah yang ada di kota dan kabupaten di Jabodetabek, yang diikuti dengan pembentukan 123 posko unit yang tersebar di 123 titik lokasi banjir di Jabodetabek,” ujar Presiden ACT Ibnu Khajar dalam rilis yang diterima Ahad (21/2/2021).

Ibnu mengaku bersyukur karena dalam kondisi seperti saat ini relawan-relawan tangguh dapat disiapkan dari Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Ada sekitar 1.230 relawan bersigap dengan sangat cepat merespons proses evakuasi saudara kita dari lokasi-lokasi banjir. bahkan 5.000 relawan juga telah bersiap jika ternyata intensitas hujan masih tinggi sebagaimana peringatan dari  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurutnya, melalui Posko Bencana Nasional, informasi juga akan selalu diperbarui setiap harinya sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini dan aksi-aksi yang sedang berlangsung.

Bismillah, setiap hari dari Posko Bencana Nasional akan kami terus laporkan kondisi dan aksi-aksi terkini setiap 2-3 kali sehari untuk memastikan saudara kami di lokasi bencana kami bersamai, kami layani, dan kami muliakan,” ungkapnya.

Lebih dari 1.000 ton bantuan telah siap di Wakaf Distribution Center (WDC) sebagai pusat logistik ACT di wilayah Gunung Sindur dan Gunung Putri, Bogor.

Untuk tahap awal, ACT menyiapkan 100 ton untuk segera didistribusikan dalam waktu dekat. Mengantisipasi kebutuhan pangan mendesak, ACT juga bekerja sama dengan rumah makan di sekitar lokasi program melalui Operasi Makan Gratis.

Makanan siap santap juga akan didistribusikan melalui Humanity Food Truck yang beroperasi di wilayah-wilayah terdampak cukup parah seperti Jakarta Timur dan Bekasi. Ditambah juga dengan akan adanya dapur umum di sejumlah lokasi.

Selain itu, aksi medis oleh tim Humanity Medical Services terus dijalankan di titik-titik bencana untuk memastikan kesehatan penyintas dalam keadaan baik, terutama anak-anak, kelompak usia lanjut, dan kelompok rentan. Kerja-kerja kemanusiaan ini akan didukung oleh 86 unit armada kemanusiaan ACT lainnya.

Demikian masifnya manajemen bencana ini, sehingga Ibnu berharap para penyintas terus optimis dapat melewati ujian ini. Ia juga mengajak para dermawan untuk senantiasa membersamai saudara-saudara mereka.

“Jangan pernah merasa sendiri karena relawan-relawan, mereka yang mendedikasikan dirinya untuk kemanusiaan, ada di setiap lokasi bencana. Dan setiap kita insyaallah juga bisa berkontribusi dalam kerja kemanusiaan besar ini melalui donasi terbaik kita, melalui doa-doa terbaik kita, melalui semua semua tenaga orang ikhlas yang berada di lapangan, melalui semua fasilitas yang kita miliki untuk membantu saudara kita di lokasi bencana,” ajak Ibnu.

Sebagai informasi, sejak awal tahun 2021 Indonesia seolah tak diberi jeda dari bencana. Dimulai dari banjir besar di 11 kota dan kabupaten di Kalimantan Selatan, diikuti dengan gempa M 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat yang masih dalam proses pemulihan, hingga banjir dan longsor di berbagai wilayah.

Sebagai respons, Tim Tanggap Darurat ACT telah mengaktivasi Posko Bencana Nasional serta 225 posko di wilayah selama 2 bulan belakangan dan mendsitribusikan puluhan ribu bantuan logistik. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here