Bagaimana Produk Luar Negeri Bisa Dapat Sertifikasi Halal MUI?

545
Halal MUI

Muslim Obsession – Timbul pertanyaan bagaimana cara produk luar negeri bisa mendapatkan sertifikat halal dari MUI?

Misalnya saja, Anda atau anggota keluarga yang sedang tinggal di luar negeri sedang mengembangkan usaha makanan kemasan yang dalam waktu dekat hendak dipasarkan juga di Indonesia.

Terkait dengan hal tersebut, bagaimana cara mengurusi sertifikat halalnya? Meskipun sudah bersertifikat halal dari LSH setempat, apakah perlu didaftarkan ke MUI juga?

Dikutip dari LPPOM MUI, Selasa (1/10/2019) untuk produk pangan olahan dari luar negeri yang ingin masuk ke Indonesia dan ingin menggunakan label atau logo halal MUI, maka harus mengajukan sertifikasi halal ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Menurut MUI, jika yang dikirim ke Indonesia dalam bentuk bahan baku, maka dokumen sertifikat halal dari luar negeri dapat digunakan. Sertifikat dari LSH yang sudah tidak diakui masih dapat digunakan sebagai dokumen pendukung bahan jika diterbitkan sebelum tanggal dikeluarkan dari daftar lembaga yang diakui dalam website www.halalmui.org dan bahan diproduksi pada masa berlakunya sertifikat.

Sedangkan jika bahan yang dikirim tidak tercantum dalam daftar lembaga halal yang diakui oleh MUI, perusahaan dapat mengajukan persetujuan bahan baru dengan melampirkan dokumen pendukung bahan lainnya, misalnya diagram alir proses, spesifikasi, dan lain-lain).

Namun, dokumen lain tidak berlaku untuk bahan baku turunan/mengandung turunan hewan/flavor/fragrance. Artinya, bahan-bahan tersebut wajib menyertakan sertifikat halal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here