Asian Games 2018, Berhijab Bukan Halangan untuk Berprestasi

2299

Jakarta, Muslim Obsession – Perhelatan akbar Asian Games 2018 resmi dibuka pada 18 Agustus ini. Banyak atlet mulai unjuk gigi menghadapi pertandingan antar negara. Menariknya, kini semakin banyak atlet berhijab turut berpartisipasi.

Meski olahraga merupakan aktivitas yang cukup berat dan membutuhkan energi lebih. Meski begitu bagi para atlet hijaber ini memakai hijab tidak menghalangi mereka dalam bergerak dan bertanding.

Salah satunya adalah atlet voli putri dari Indonesia Wilda Siti Nurfadilah Sugandi. Perempuan Bandung kelahiran 07 Februari 1995 ini merupakan kapten dari tim Bandung BJB Pakuan, sekaligus atlet bola voli asal klub Alko Bandung.

Perempuan yang mulai berhijab sejak 2016 ini juga merupakan quicker andalan timnas voli putri Indonesia dan Klub Jakarta Elektrik PLN yang berhasil menjuarai Proliga 2 tahun berturut-turut 2015 dan 2016.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini mulai berlatih voli sejak usia 9 tahun, saat dia duduk di bangku kelas 5 SD. Ibunya adalah sosok di balik layar kesuksesan Wilda di kancah bola voli Indonesia. Klub Alko Bandung merupakan tempat Wilda memulai jejak karirnya menjadi atlet voli. Ia dididik menjadi seperti sekarang, seorang quicker muda yang garang di lapangan.

Wilda mengaku berpartisipasi klub bola voli diajak oleh ibunya, mengingati ibunya dulu adalah atlet bola voli juga, “mama yang ajak aku masuk di klub ini karena dulu waktu mama sekolah sempet ikut club voli di Alko Bandung juga,” tuturnya, Senin (20/8/2018).

Perempuan yang memiliki tinggi badan 175 cm ini memulai debut perdana di kompetisi tertinggi bola voli Indonesia pada tahun 2010 bersama Alko Bandung. Hingga berhasil mengantarkan Elektrik Juara 2 tahun beruntun merupakan sebuah kebanggan tersendiri baginya.

“Meski pernah kalah di final saat membela manokwari valeria, buat ku itu jadi pengalaman berharga,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here