Ash-Shamad, Masjid Bambu di Kota Wali

142

Cirebon, Muslim Obsession – Kota Wali Cirebon, memiliki banyak destinasi wisata religi. Salah satunya sebuah masjid unik dan asri yang lebih dikenal sebagai ‘Masjid Bambu’.

Pengunjung akan merasakan kesan sejuk saat berada di masjid bernama Ash-Shamad. Masjid yang terbuat dari bambu ini berada di Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Ash-Ashamad merupakan satu-satunya masjid bambu di Kota Cirebon. Masjid Ash-Shamad seakan menjadi oase di tengah Kota Cirebon yang terkenal panas.

Menurut catatan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ash-Ashamad, luas tanah masjid tersebut sekitar 370 meter persegi, sedangkan bangunan masjidnya hanya 260 meter persegi. Tak terlalu besar untuk ukuran masjid, tapi jemaahnya selalu ramai hingga ke halaman masjid saat Shalat Jumat.

Masjid bambu menyuguhkan kesan alami, karena konsep bangunan masjid memadukan antara bambu dengan bebatuan. Pada bagian dalam masjid terdapat ornamen-ornamen berbahan kerang yang dihiasi dengan lampu. Ornamen kerang menguatkan kesan mewah bagian dalam masjid.

Dewan Penasehat DKM Ash-Shamad, Watid Syahriar mengatakan, masjid bambu dibangun pada 2015 silam. Watid merancang sendiri arsitektur masjid.

“Temanya memang tropis, pilihannya itu (bahan dasarnya) bambu atau kayu. Kalau kayu kan sudah ada tuh, Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan lainnya. Nah, bambu ini belum ada,” ujar Watid, Kamis (9/5/2019).

Dia mengaku memilih bambu karena beberapa faktor, termasuk soal usia bambu yang mencapai 15 hingga 20 tahun.

“Bangunan masjid ini 75 persen dari bambu. Atapnya kita pakai ijuk, agar sejuk. Kemudian kita juga padukan dengan bebatuan. Ya agar orang Sholat merasa kesejukan, masjid itu harus menyejukan juga,” tandasnya.

Proses pembangunan masjid bambu memakan waktu selama dua bulan setengah. Bambu yang digunakan untuk bangunan utama, seperti tiang bangunan merupakan bambu pilihan.

“Ya (bambu) pilihan. Mengambil bambu itu ternyata tidak sembarang, saat purnama itu tidak boleh. Karena saat itu air tanah naik, kondisi bambu basah. Ini bisa mempengaruhi kualitas bambu,” tegasnya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here