Artis Cantik Arumi Bachsin Wisuda di IAIN Tulungagung

72
Istri Wagub Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Arumi Bachsin diwisuda.
Istri Wagub Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Arumi Bachsin diwisuda.

Tulungagung, Muslim Obsession – Ada yang menarik di gelaran Wisuda ke-24 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (22/6/2019) lalu.

Dari 991 wisudawan yang berasal dari 33 jurusan program sarjana (S-1), 10 jurusan program magister (S-2) dan dua jurusan program doktor (S-3), terdapat artis cantik Arumi Bachsin.

Arumi yang juga merupakan istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardakdiwisuda sebagai Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Tulungagung.

Dikutip dari Kemenag, Senin (24/6/2019), Arumi yang memberikan kata sambutan mewakili wisudawan mengucapkan terima kasih kepada rektor dan para dosen IAIN Tulungagung yang memberikan bimbingan kepada para mahasiswa sehingga mendapatkan ilmu pengetahuan dan berhasil menyelesaikan studinya.

“Dan tak lupa kami ucapkan terimakasih pula kepada mereka yang sangat baik, yang selama ini juga membimbing dan memberikan motivasi kita. Yaitu beliau-beliau yang sedih saat melihat kami gagal, dan bahagia saat melihat kami berhasil dan juga sukses, beliau adalah bapak dan ibu kami”, ucap Arumi disambut tepuk tangan segenap yang hadir.

Pada kesempatan itu, suami Arumi, Emil Dardak memberikan orasi ilmiah. Ia mengingatkan wisudawan akan tantangan hidup di era reformasi industri 4.0 yang ditandai dengan penggunaan teknologi artificial intelligence atau kecerdasan buatan.

Emil mencontohkan bahwa ada dua software akuntansi yang diuji seberapa canggihnya. Salah satu software itu 90 persen bisa melakukan apa yang dilakukan oleh seorang akuntan. Artinya software tersebut hampir bisa menggantikan fungsi seorang akuntan.

“Jadi artificial intelligence ini tidak hanya produk Hollywood yang ada di film. Bukan lagi hanya ada di film Terminator, tapi betul-betul telah menjadi nyata dalam kehidupan kita,” kata Emil.

Lebih lanjut Emil mengatakan bahwa kecerdasan buatan tersebut dipastikan akan terus berkembang, dan jika kita masih terus teks book dan tidak merubah paradigma menjadi creativity, maka ini bahaya.

“Manusia akan semakin dikalahkan oleh teknologi. Oleh karena itu, perlu kita mencari jawaban atas tantangan zaman ini,” tutur Emil. Dan menurut Emil jawaban itu adalah agama. Karena dengan agama, manusia dituntut untuk meningkatkan kemampuan spiritualnya yang tidak mungkin dimiliki oleh sebuah mesin.

Diujung orasinya, Emil berharap kepada segenap wisudawan supaya terus meningkatkan keilmuannya dan selalu mengasah kemampuan spiritual mereka sehingga siap untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks ini.

Sebelumnya, Rektor IAIN Tulungagung Maftukhin berharap para wisudawan menjadi pemimpin.

“Harapan kami, kalian semua harus bisa menjadi seorang pemimpin. Karena IAIN Tulungagung tidak mencetak pekerja, melainkan mencetak pemimpin. Setidaknya menjadi pemimpin bagi keluarganya,” kata Rektor.

Rektor meminta untuk para alumni IAIN Tulungagung tidak berpuas diri dan selalu berusaha untuk lebih maju dalam rangka menjawab tantangan zaman. Para wisudawan  ia harap bisa mengembangkan dan memanfaatkan ilmu di masyarakat.

Menurut Rektor, ilmu yang diperoleh hanyalah metodologi hidup, yang harus digunakan untuk memahami kehidupan nyata yang terus berubah seperti saat ini. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here