Arab Saudi Tolak Klaim Israel Sebagai Negara Yahudi

573
Zuhair Al-Idrissi, Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk Organisasi Negara Islam, Asharq Al-Awsat (Foto: Awsaat)

Jakarta, Muslim Obsession – Arab Saudi menyuarakan penolakannya terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Israel yang menyebut Israel sebagai Negara dan Bangsa dari orang-orang Yahudi.

Zuhair Al-Idrissi, perwakilan tetap Arab Saudi Organisasi Konferensi Islam (OKI) menilai bahwa Israel bermaksud melakukan pembersihan etnis Palestina serta menentang konvensi internasional.

“Ini adalah agresi baru terhadap Palestina dan tantangan nyata terhadap kehendak komunitas internasional. Ini adalah hukum rasis dan tidak sah karena mengabaikan hak-hak historis rakyat Palestina dan merupakan perpanjangan warisan kolonial dari otoritas penjajah Israel,” kata Idrissi dalam sidang OKI di Jeddah seperti dilansir Awsaat, Jumat (7/12/2018).

RUU tersebut menurut Idrissi menghapuskan semua yang tidak terkait dengan Yudaisme dan memvalidasi diskriminasi rasial terhadap penduduk asli Palestina.

Tak hanya itu, dia menilai RUU tersebut akan melucuti hak-hak Palestina dan akan merusak proses perdamaian.

“Menanamkan kolonialisme Israel dalam hukum dan menjunjungnya sebagai nilai nasional, hanyalah alat untuk menghapuskan identitas Arab dan bahasa Arab di antara warga Palestina yang tinggal di Israel,” bunyi pernyataan OKI.

“Hal ini artinya membenarkan pembersihan etnis dan menyangkal keberadaan mereka, sejarah, identitas dan hak Palestina,” sambungnya.

Sementara Yousef Al-Othaimeen, sekretaris jenderal OKI menilai Undang-Undang rasis yang dipraktikkan oleh Israel, hanya akan melegitimasi ketidakadilan, agresi dan pelanggaran. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here