Arab Saudi Lakukan Tes COVID-19 Tiga Kali Lipat Setiap Hari

106
Arab Saudi mengumumkan 10 kematian lagi dari coronavirus baru COVID-19 dan 2.736 kasus baru pada hari Minggu. (File / SPA)

Jeddah, Muslim Obsession – Kementerian Kesehatan Arab Saudi meningkatkan tiga kali lipat jumlah tes COVID-19 setiap hari. Ini menjelaskan adanya peningkatan kasus yang telah dikonfirmasi Kerajaan Arab Saudi.

“Ini akan memungkinkan kita untuk menemukan sebanyak mungkin kasus untuk menyelamatkan nyawa sebelum terlambat,” kata Menteri Kesehatan Tawfiq Al-Rabiah, dikutip dari Arab News, Senin (18/5/2020).

“Kami telah mengambil langkah ini agar sistem kesehatan negara menjadi kuat,” tambahnya.

Al-Rabiah mengatakan Arab Saudi adalah salah satu negara dengan tingkat kematian terendah dan kasus kritis paling sedikit karena upaya medis dan protokol yang efisien.

Dia berterima kasih kepada petugas kesehatan Kerajaan atas upaya dan dedikasi mereka di masa-masa sulit ini.

Kementerian itu melakukan 5.000-6.000 tes setiap hari hingga sebulan yang lalu. Jumlah itu meningkat menjadi 16.000-18.000. Jumlah total tes reaksi rantai polimerase yang dilakukan sejauh ini adalah 586.405.

“Pengujian massal kami, serta investigasi dan pemantauan lapangan, menunjukkan kepada kami bahwa pertemuan sosial terus berkontribusi pada peningkatan kasus infeksi,” kata Juru bicara kementerian, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly.

Kementerian Dalam Negeri mengumumkan pada hari Ahad adanya denda baru karena melanggar jarak sosial dan menghadiri pertemuan.

Pelanggar pertama kali akan membayar SR10.000 ($ 2.666). Fasilitator pertemuan ilegal, peserta dan mereka yang mengirim undangan akan membayar SR5, 000. Denda ini akan berlipat ganda ketika pelanggaran terjadi untuk kedua kalinya.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan jika fasilitas tempat pertemuan itu milik sektor swasta, maka akan ditutup selama tiga bulan, dan enam bulan jika pelanggaran itu diulang.

Sementara ekspatriat yang melanggar peraturan ini akan dikeluarkan secara permanen dari negara tersebut setelah menjalani atau membayar penalti yang dikenakan.

Sementara itu, 2.736 kasus COVID-19 baru di Arab Saudi diumumkan pada hari Ahad. Sebanyak 22 persen di antaranya adalah perempuan, 9 persen adalah anak-anak dan 40 persen adalah laki-laki.

Dari kasus-kasus baru, 557 tercatat di Mekah, 488 di Riyadh, 392 di Madinah, 357 di Jeddah dan 286 di Dammam.

Jumlah total kasus yang tercatat adalah 54.752. Saat ini ada 28.718 kasus aktif, dengan 202 dalam kondisi kritis.

Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa 2.056 lebih banyak pasien telah pulih dari penyakit ini, sehingga jumlah total pemulihan di Kerajaan menjadi 25.722.

Kementerian juga melaporkan 10 kematian ekspatriat baru di Mekah, Riyadh, Jeddah, Madinah, Al-Kharj, dan Al-Niriyah, sehingga menambah jumlah korban menjadi 312. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here