Arab Saudi dan UEA Sepakat Kirim Bantuan ke Sudan

308
Rakyat Sudan merayakan setelah militer memaksa mundur Presiden Omar al-Bashir (Foto: African Arguments)

Jakarta, Muslim Obsession – Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah sepakat untuk mengirim bantuan senilai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 42,1 triliun kepada Sudan. Bantuan ini diberikan setelah protes menyebabkan penggulingan presiden Omar al-Bashir sehingga menyebabkan krisis berkepanjangan.

“Kedua negara Teluk Arab akan menyetor US$ 500 juta (sekitar Rp 7,02 triliun) dengan bank sentral Sudan dan mengirimkan sisanya dalam bentuk makanan, obat-obatan dan produk minyak bumi,” kata kantor berita negara Saudi dan UEA dalam pernyataan paralel, Ahad (21/4/2019).

Bantuan tersebut datang di tengah perselisihan antara Dewan Militer Transisi (TMC) dan pengunjuk rasa dan kelompok oposisi yang menuntut agar warga sipil memimpin masa transisi dua tahun.

Para pengunjuk rasa yang terus duduk di luar Kementerian Pertahanan sejak Bashir dicopot dari kekuasaan pada 11 April. Mereka telah berdemonstrasi dalam jumlah besar selama tiga hari terakhir, mendesak penyerahan cepat ke pemerintahan sipil.

Kepada TV pemerintah, Kepala TMC Abdel Fattah al-Burhan mengatakan bahwa pembentukan dewan militer-sipil bersama salah satu tuntutan aktivis sedang dipertimbangkan.

“Masalah ini telah diajukan untuk diskusi dan visi belum tercapai. Peran dewan militer melengkapi pemberontakan dan revolusi yang diberkati,” kata Burhan, menambahkan bahwa TMC berkomitmen untuk menyerahkan kekuasaan kepada rakyat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here