Arab Gelar Festival Janadriyah, Para Seniman Banyuwangi Tampilkan Tarian dan Musik Khas Daerah

306

Banyuwangi, Muslim Obsession – Sebagai salah satu duta kesenian Indonesia, kontingen Banyuwangi menampilkan 20 seniman dalam Festival Janadriyah ke-33 di Riyadh, Arab Saudi.

Para seniman membawakan berbagai tarian dan musik khas daerah untuk menyambut warga Arab yang menyaksikan.

Kontingen Banyuwangi sendiri tampil di Festival Janadriyah selama empat hari atau sejak tanggal 1 hingga 4 Januari 2019. Sejumlah kesenian yang ditampilkan di antaranya tari Rodat Syiiran, Kuntulan, Kundaran hingga kesenian Hadrah dan Kendang Kempul.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda mengatakan pada hari pertama, kontingen Banyuwangi tampil sebagai pembuka dengan tari Rodat Syiiran.

“Saat itu penontonnya ribuan dan penampilan anak-anak Banyuwangi mendapatkan sambutan yang sangat meriah,” ungkap Bramuda, Jumat (4/1/2019)

Usai penampilan, penonton antre untuk bisa berfoto dengan para penari yang rata-rata masih duduk di bangku SD.

“Melihat sambutan tersebut, KBRI memberikan apresiasi khusus pada kami. Banyuwangi diminta untuk tampil tiga sesi di hari-hari berikutnya,” katanya.

Di hari berikutnya, ditampilkan Hadrah Salawat hingga Kendang Kempul ditampilkan secara all out oleh para seniman.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Semoga memberikan dampak positif bagi pariwisata Banyuwangi,” harapnya.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko sebagai ketua kontingen Banyuwangi mengaku sangat bangga dengan penampilan putra-putri daerah di panggung festival tersebut.

“Saya ikut menyaksikan langsung penampilan putra-putri Banyuwangi, sangat bagus. Penontonnya juga sangat antusias bahkan banyak yang minta foto bersama mereka seusai pertunjukan. Ini menunjukkan kalau warga Arab mengapresiasi seni budaya kita,” tuturnya.

Dia berharap dengan keikutsertaan Banyuwangi pada Festival Janadriyah tersebut akan berkorelasi positif pada kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Banyuwangi.

Berdasarkan data Kementerian pariwisata, pada tahun 2017, tercatat sebanyak 222.297 wisman Timur Tengah masuk ke Indonesia dan Banyuwangi pun mengincar pasar ini.

“Semoga kehadiran seni Banyuwangi semakin meningkatkan ketertarikan warga Timur Tengah untuk berwisata ke Banyuwangi,” harapnya.

Festival Janadriyah merupakan festival budaya tahunan terbesar di Timur Tengah, yang diselenggarakan sejak tahun 1985. Setiap tahunnya festival ini dikunjungi sekitar 12 juta orang, baik dari dalam maupun luar Arab Saudi.  Banyuwangi sendiri bisa tampil dalam Festival Janadriyah atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Arab Saudi. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here