Apple Hapus Aplikasi Al-Quran di App Store China, Ada Apa?

83

Muslim Obsession – Apple membuat langkah mengejutkan bagi Muslim di China dengan menghapus Quran Majeed, aplikasi populer untuk membaca dan mendengarkan Al-Quran.

Dilansir The Islamic Information, Senin (18/10/2021) perusahaan dilaporkan menghapus aplikasi religi itu atas permintaan pejabat pemerintah.

Di bawah pengembang aplikasi Layanan Manajemen Data Pakistan, Quran Majeed menyediakan layanannya secara gratis dan diakui oleh 25 juta pengguna Muslim di seluruh dunia.

Pengembang mengatakan kepada BBC bahwa tampaknya penghapusan aplikasi tidak ada hubungannya dengan konten agama karena Apple menginformasikan bahwa Apple menghapus aplikasi Quran dari China App Store karena mengandung konten ilegal.

Pengembang mengatakan bahwa sekarang sedang bekerja untuk menyelesaikan masalah ini dengan Administrasi Ruang Siber China.

Tanpa penjelasan yang jelas, langkah yang diambil Apple ini tentu bisa dibilang sudah melampaui batas, meski sudah termasuk dalam sikap resmi Apple terhadap hak asasi manusia di luar negeri.

Peraturan Apple memperjelas bahwa mereka harus mematuhi undang-undang setempat, dan terkadang ada masalah rumit yang mungkin tidak mereka setujui dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya di masa mendatang.

Dengan dialog dan keyakinan pada kekuatan keterlibatan, para pihak akan terus menyelesaikan masalah dengan solusi terbaik yang tidak diragukan lagi tepat bagi pengguna.

Apple telah lama berada dalam posisi yang dipertanyakan. Perusahaan sebelumnya menghapus aplikasi VPN yang memungkinkan pengguna China menghindari sensor dan secara proaktif menyaring aplikasi yang menyebutkan Lapangan Tianmen, Dalai Lama, atau kemerdekaan Taiwan dan Tibet. Selain itu, pemasok Apple ke wilayah tersebut juga telah dikaitkan dengan penindasan minoritas Muslim Uighur di Xinjiang.

Apple dihadapkan pada situasi yang sulit, di mana mereka bergantung pada bisnis dan hubungan penjualan yang dibuatnya di China, dan mereka bisa kehilangannya jika mereka mengambil sikap tegas terhadap pihak berwenang.

Minggu ini, Microsoft memutuskan untuk menutup LinkedIn versi Cina lokal karena mereka menyadari bahwa semakin sulit untuk memenuhi tuntutan yang datang dari pemerintah Cina.

Apple belum mengambil langkah tegas, ditambah pertimbangan ketergantungannya pada China untuk bisnis iPhone diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here