Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Shalat Jumat Masjid Agung Solo Dipercepat

547
Masjid Agung Surakarta. (Foto: kemdikbud)

Solo, Muslim Obsession – Masjid Agung Solo memberlakukan sejumlah aturan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sekretaris Masjid Agung Solo Abdul Basit mengatakan, khatib dan imam shalat Jumat diminta mempersingkat waktu. Antara lain dengan menyampaikan khotbah-khotbah pendek.

Kebijakan ini menyusul status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Corona di Solo yang ditetapkan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo pada Jumat (13/3/2020) malam.

KLB ditetapkan selama 14 hari. Hal itu menyusul adanya seorang pasien positif virus corona yang meninggal dan sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah.

“Untuk shalat Jumat berlangsung, khatibnya sama imamnya kita minta lebih singkat dari biasanya,” kata Abdul Basit, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/3/2020).

Tidak hanya itu, pengelola Masjid Agung juga telah menggulung karpet masjid. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Penggulungan karpet dilakukan sejak adanya edaran dari Kementerian Agama. Jemaah yang beribadah diimbau membawa dan menggunakan sajadah sendiri.

“Jamaah lebih baik membawa sajadah sendiri,” katanya.

Pihak pengelola juga lebih meningkatkan kebersihan dengan menambah jadwal mengepel lantai. Diimbau tak jabat tangan. Ia menambahkan, jamaah diimbau tak berjabat tangan sementara waktu hingga situasi kondusif.

“Ditiadakan salaman,” ungkap dia. Hal tersebut diterapkan lantaran jabat tangan dapat menjadi salah satu sumber penularan Covid-19. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here