Antisipasi Curah Hujan, Anies Ajak Warga Jakarta Bersihkan Lingkungan

53
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan arahan pada Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan, di Monas, Rabu, (13/10/2021). (Foto: FB Anies Baswedan)

Jakarta, Muslim Obsession – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau warga Jakarta untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi tentang potensi curah hujan.

“Alhamdulillah, hari ini Jakarta diberkahi hujan dan seluruh jajaran dalam kondisi siaga-tanggap. Seluruh jajaran Forkopimda DKI Jakarta menyelenggarakan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan, pada Rabu lalu di Monas,” tulis Anies di akun Facebooknya, Senin (18/10/2021).

Pada Apel tersebut, Anies memastikan kesiapan personil gabungan berikut peralatan dan perlengkapannya yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, POLRI, lembaga usaha dan organisasi pegiat kebencanaan lainnya.

Anies mengaku butuh dukungan kolaborasi dari masyarakat demi kesiagaan menghadapi musim hujan. Oleh karenanya ia mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk mengantisipasi tentang potensi curah hujan.

“Ayo kita menjaga kebersihan lingkungan, bekerja bakti bersama membersihkan saluran air dan bijak membuang sampah di tempat sampah,” serunya.

Anies menjelaskan, mulai tahun ini seluruh 267 kelurahan yang ada di DKI Jakarta telah dilengkapi dengan alat ukur curah hujan. Hal itu dilakukan agar pihaknya dapat mengetahui persis pemetaan dampak kondisi hujan.

“Ini merupakan wujud nyata kolaborasi yang akan menjadi kunci utama dalam kesiapsiagaan menghadapi musim hujan,” jelasnya.

Sebelum apel siaga ini, lanjutnya, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan revitalisasi waduk dan pompa, program grebek lumpur di 5 (lima) wilayah kota administrasi, dan optimalisasi aplikasi JAKI sebagai kanal pelaporan masyarakat.

Selain itu juga terdapat portal Pantau Banjir (pantaubanjir.jakarta.go.id) sebagai media penginformasian banjir, penyampaian informasi peringatan dini bencana melalui SMS Blast yang bekerjasama dengan Kementerian Kominfo RI, serta layanan telepon kedaruratan bebas pulsa pada call centre Jakarta Siaga 112.

“Ada tiga kata kunci utama yang menjadi prinsip bagi seluruh petugas dan relawan untuk menghadapi musim hujan, yaitu Siaga, Tanggap dan Galang. Semoga ikhtiar kita berkolaborasi bersama dapat meminimalisir dampak musim hujan,” tutup Anies. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here