Angka Kasus Covid-19 Tinggi, Jokowi: Kita Harus Tahan Banting

98
Presiden Jokowi minta 8 Juli Asrama Haji Pondok Gede beroperasi sebagai RS Darurat (foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut angka kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi. Bahkan, kata Jokowi, varian baru Delta Covid-19 itu sudah menyebar ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.

“Oleh karena itu, bapak/ibu semua harus bekerja lebih keras lagi, tahan banting. Dalam keadaan ini, saya ngomong apa adanya, bukan menakut-nakuti,” ujar Jokowi di sela membagikan Banpres Produktif Usaha Mikro, seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/7/2021).

Jokowi menyebut, pemerintah belum bisa memprediksi kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. “WHO pun belum bisa memprediksi juga. Sekali lagi, selalu yang kita jalankan adalah sisi kesehatannya bisa kita tangani, tapi sisi ekonominya pelan-pelan harus dijalankan,” tutur Jokowi.

Menurutnya, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level 4 yang diberlakukan dalam satu bulan belakangan ini merupakan langkah terbaik yang bisa dilakukan pemerintah antisipasi Covid, salah satunya varian delta.

“Enggak bisa kita tutup total, lockdown seperti negara lain. Kemarin PPKM Darurat itu kan semi lockdown, itu saja semua daerah sudah menjerit untuk dibuka. Kalau lockdown, bisa kita bayangkan. Dan itu juga belum bisa menjamin permasalahan selesai,” ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta seluruh masyarakat bekerja lebih keras lagi dan bertahan dengan sekuat tenaga meski omset usaha semua turun.

“Kita masih berproses menuju vaksinasi 70 persen yang kita harapkan nanti insyaallah akhir tahun ini bisa kita selesaikan untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunty,” ujar Jokowi. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here