Ancaman Covid-19 Pudar dengan Istighfar

321

Oleh: Ust. Bobby Herwibowo

Pandemi Covid-19 membuat buntu berbagai jalan. Akibat virus yang tidak terlihat ini, Asian Development Bank memperkirakan kerugian ekonomi sekitar 4.962 trilyun rupiah di seluruh dunia. Namun pada kenyataannya angka itu mungkin terlewati.

Bagaimana dengan negeri kita Indonesia? Hasbunallah wa ni’mal wakil, cukuplah bagi kita Allah Sebaik-baiknya Penolong dalam menghadapi keadaan ini.

Banyak perusahaan yang tidak merumahkan karyawannya, sebab cash flow yang tak mampu mereka sanggupi. Tidak sedikit pula orang yang tidak bisa diam #dirumahaja sebab mereka pun khawatir tidak bisa makan bila tidak bekerja.

Saya sarankan kepada saudaraku semua umat Islam di Indonesia untuk memperbanyak Istighfar dalam kondisi seperti merebaknya wabah Corona saat ini. Mengapa?

Pertama, sebab Istighfar akan membuat rahmat Allah turun dalam berbagai macam bentuk. Inilah seruan Nabi Nuh ‘Alaihis Salam kepada ummatnya:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا. يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا. وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Maka saya (Nuh) berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampunan kepada Rabb kalian (karena) sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit atas kalian. Dan Dia akan melipatkangandakan harta dan anak-anak kalian, mengadakan kebun-kebun atas kalian, serta mengadakan sungai-sungai untuk kalian,” (QS. Nuh: 10-12).

Tidak hanya HARTA, memperbanyak Istighfar juga akan membuat Allah turunkan hujan dari langit, keturunan yang banyak, juga penambahan aset berupa kebun dan sungai yang mengalir.

Kedua, Istighfar akan menolak bencana. Sebagaimana yang kita tahu bahwa Presiden Jokowi pada Ahad, 15 Maret 2020 mengumumkan bahwa Covid-19 dianggap sebagai bencana nasional. Dan beliau perintahkan kepada kepala BNPB untuk memimpin percepatan penanganan penyakit menular ini.

Demi mewujudkan tugas mulia ini, mari sama-sama seluruh bangsa Indonesia yang beragama Islam untuk berIstighfar (mohon ampun kepada Allah Ta’ala). Sebab telah menjadi janji-Nya untuk tidak menghukum dan menimpakan bencana bagi mereka yang kerap berIstighfar:

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Dan Allah tidak akan menyiksa mereka sedang mereka dalam keadaan berIstighfar,” (QS. Al-Anfal: 33).

Ketiga, saat sedang masa isolasi dan karantina dari Covid-19 di rumah, yuk perbanyak Istighfar. Agar jalan tiada buntu, semua kesulitan Allah mudahkan, dan…. rezeki Allah hadirkan tanpa pernah diduga-duga:

مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barang siapa memperbanyak Istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,” (HR. Ahmad).

Nah, perbanyaklah Istighfar di hari-hari genting ini. Semoga Allah jaga kita semua dari bahaya Corona dan memberikan rahmat terbaik-Nya untuk kita. Allahumma Aamiin.

#GerakanLawanCovid19 #CaraIslamLawanCorona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here