Ancam Deportasi Migran, Trump Menuai Kritik Tajam

369
Donald Trump - Aljazeeracom
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Aljazeera)

AS, Muslim Obsession – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, orang-orang yang tidak terdaftar memasuki AS harus segera dideportasi tanpa proses peradilan apa pun.

“Kami tidak dapat mengizinkan semua orang ini (migran) untuk menyerang negara kami. Ketika seseorang masuk, maka kita harus segera mengembalikan mereka tanpa peradilan apapun,” tulis Trump di Twitter pada hari Ahad (24/6/2018) saat ia menegaskan kembali sikap kerasnya pada imigrasi.

Menurut Trump, sebagian besar migran ialah anak-anak yang datang tanpa orangtua. Seraya menambahkan bahwa imigrasi harus didasarkan pada prestasi.

Namun, pernyataan ini ternyata menuai kritik tajam dari sejumlah aktivis HAM. Menurut mereka, langkah semacam itu ilegal dan melanggar konstitusi.

“Setiap pejabat yang telah bersumpah untuk menegakkan konstitusi dan undang-undang harus mengingkarinya dengan tegas,” kata Omar Jadwat, direktur Proyek Hak Asasi Manusia Kebebasan Sipil Amerika, sebagaimana dilansir Al-Jazeera, Senin (25/6/2018).

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) juga mengutuk komentar presiden AS. Menurutnya, hal ini menunjukkan sikap administrasi yang meremehkan Konstitusi maupun sistem peradilan.

“Dan tidak lebih dari keinginan pejabat yang tidak bertanggung jawab yang bertindak pada logika bengkok, supremasi kulit putih dan rasisme,” ujar Nihad Awad, direktur eksekutif nasional CAIR.

Bagi Nihad, hal ini merupakan penghinaan terhadap nilai-nilai dan demokrasi yang dianut warga Amerika. Tercatat, ada sekitar 2.300 anak-anak dipisahkan dari keluarga mereka dalam beberapa minggu terakhir oleh Pengawasan Perbatasan AS.

Sementara itu, para aktivis HAM bersumpah untuk menantang kebijakan apa pun yang telah menahan para migran selama lebih dari 20 hari. Yakni waktu yang diizinkan oleh pengadilan untuk menahan anak-anak di pusat-pusat penahanan imigran. (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here