Anak Kecanduan TikTok, Bagaimana Sikap Orangtua?

157

Muslim Obsession – Fenomena mengejutkan di sekitar kita adalah saat Anda mungkin pernah menyaksikan anak-anak atau remaja yang dengan spontan berjoget saat lagu TikTok diputar di depan umum.

Diakui, TikTok semakin populer di dunia dan tidak terkecuali di Indonesia. Dengan 1,5 miliar unduhan dan 800 juta lebih pengguna di seluruh dunia, TikTok lebih dari sekadar aplikasi media sosial.

Dengan 41% penggunanya berusia antara 16 dan 24 tahun, kaum muda di lebih dari 150 negara menghabiskan rata-rata 52 menit sehari membuat video untuk aplikasi tersebut.

Dari desainnya yang ramah remaja, fokus hiburannya hingga potensi pembuat konten mencapai status influencer dengan setiap video yang “meledak” dari aplikasi ini.

Dampak Negatif

1. Kelebihan Beban Digital

Kelebihan beban digital pada dasarnya adalah menerima terlalu banyak informasi dalam waktu yang terlalu singkat. Dampaknya pada kesehatan mental ialah:

  • Meningkatnya tekanan darah
  • Suasana hati atau energi rendah
  • Kinerja kognitif yang menurun yang pada akhirnya memengaruhi keterampilan pengambilan keputusan
  • Merasa sulit berkonsentrasi
  • Gangguan penglihatan
  • Produktivitas berkurang
  • Insomnia
  • Kualitas tidur buruk
  • Kelelahan

2. Meningkatkan depresi

Dalam beberapa studi baru-baru ini, remaja dan pengguna dewasa muda yang menghabiskan waktu paling banyak di Instagram, Facebook, dan platform lain terbukti memiliki tingkat depresi yang dilaporkan secara substansial (dari 13 hingga 66 persen) lebih tinggi daripada mereka yang menghabiskan paling sedikit waktu di aplikasi termasuk TikTok.

Sikap Orangtua

Bagaimana sikap orangtua jika anaknya kecanduan TikTok?

1. Pengawasan

Awasi anak saat membuat video TikTok. Tidak sedikit perempuan pengguna TikTok memakai pakaian yang tidak sopan dan membuka aurat. Hal ini bisa menyebabkan kejahatan atau pelecehan. Juga awasi anak agar tidak melihat konten yang tidak sesuai usianya.

2. Batasi waktu bermain ponsel

Agar anak tidak kecanduan TikTok, maka batasi waktu bermain ponsel mereka. Jangan biarkan mereka bermain ponsel sepanjang hari hingga lupa shalat, makan, tidur ataupun belajar.

3. Berikan sesuatu yang lebih bermanfaat

Banyak hal yang lebih bermanfaat daripada sibuk bermain TikTok. Di antaranya mengajak anak bermain, pergi jalan-jalan, belajar bersama, mengaji, dan lain sebagainya. Dengan demikian, mereka perlahan-lahan akan melupakan dan meninggalkan kebiasaan bermain TikTok.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here