Alhamdulillah Seluruh Jamaah Haji Bebas Corona

160

Jakarta, Muslim Obsession – Setidaknya ada 10.000 orang yang mengikuti pelaksanaan ibadah haji dengan protokol kesehatan yang ketat. Alhamdulillah sampai saat ini kondisi jamaah haji dilaporkan tidak ada yang terindikasi ataupun terpapar virus Corona.

Juru bicara Kementerian Arab Saudi Mohammed Al-Abd Al-Ali mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan dengan matang segala kemungkinan bila sampai ada jamaah yang terpapar corona. Baik dari segi penangnan kesehatan, maupun kemananan, dan kenyamanan jamaah.

“Kembali kami tegaskan, tidak ada laporan kasus virus Corona atau penyakit lainnya yang dialami oleh jamaah,” katanya saat koordinasi harian terkait haji di Makkah, dikutip dari laman Arab News, Jumat (31/7/2020).

Ia menyebut bahwa pelayanan kesehatan disiapkan dengan total dan siap siaga untuk merespon permasalahan-permasalahan yang muncul. Disediakan 1.456 tempat tidur termasuk di antaranya 272 unit untuk perawatan intensif, 331 untuk isolasi, dan lebih dari 200 bagian darurat.

Petugas kesehatan lapangan juga terus memantau perkembangan kesehatan jamaah saat mereka melaksanakan wukuf dan bergerak menuju muzdalifah. Mereka secara rutin melakukan pengecekan kesehatan selama proses perjalanan untuk memastikan tidak ada penyebaran virus Corona.

Para petugas keamanan juga berjaga untuk memastikan para jamaah menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak. Petugas keamanan melakukan penjagaan agar orang yang tidak dalam rombongan haji tidak bisa masuk ke lokasi-lokasi ritual haji.

Pernyataan dari Kementerian Kesehatan ini sekaligus menampik informasi yang menyebut adanya jamaah haji yang terpapar virus Corona.

Sebelumnya, Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan bahwa ia sempat mendapat informasi terkait terpaparnya salah satu dari WNI yang ikut dalam rombongan haji. Namun ia yakin dengan protokol ketat yang dipakai oleh Pemerintah Arab Saudi, kesehatan jamaah akan terjamin.

Seuruh jamaah haji di hari ketiga ini sudah berada di Mina setelah melaksanakan wukuf dan mabid di Muzdalifah. Aktivitas jamaah di hari ketiga ini adalah melakukan lempar Jumrah Aqabah. Setelah itu mereka bergerak menuju di Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf ifadhah dan Sai.

Kemudian sebelum malam datang, jamaah sudah harus berada di Mina untuk melakukan Mabit (bermalam) dan melakukan lempar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah keesokan harinya. Ritual lempar jumrah ini akan dilakukan selama 3 hari sampai dengan 2 Agustus 2020. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here