Al-Quran Terbesar di Dunia Bakal Ditampilkan di Expo Dubai, Berapa Ukurannya?

84

Jakarta, Muslim Obsession – Expo Dubai 2020, di Uni Emirat Arab (UEA) bakal kembali digelar pada 1 September 2021. Salah satu hal yang menarik dalam pameran ini adalah menampilkan bagian dari Al-Quran terbesar di dunia.

Proyek pertama Al-Quran itu akan dicetak di atas kanvas dengan tulisan alumunium dan berlapis emas untuk pertama kalinya dalam lebih dari 1.400 tahun sejarah Islam. Secara tradisional, Al-Quran telah ditulis di atas kertas, kain atau kulit, sejauh ini.

Namun, kali ini seorang seniman Pakistan yang juga mantan ekspatriat UEA tampaknya menciptakan sejarah dengan menuliskan ayat-ayat Al-Quran dengan konsep baru.

Untuk pertama kalinya, seniman tersebut akan menuliskan ayat Al-Quran menggunakan alumunium dan kata-kata berlapis emas di atas kanvas berkualitas tinggi.

Artis pemenang penghargaan, Shahid Rassam, telah memenangkan banyak pengakuan internasional. Dia memprakarsai proyek ‘mulia’ ini lima tahun yang lalu, dan bersedia untuk memamerkan bagian dari proyek tersebut di pameran dunia yang berlangsung selama enam bulan di Dubai.

Rassam memenangkan penghargaan seniman tahun ini dari Universitas Al Ain UEA pada 2000. Dia telah menuliskan 99 nama Allah dengan kata-kata aluminium dan berlapis emas.

“Tidak termasuk bingkai, ukuran Al-Quran adalah tinggi 8,5 kaki dan lebar 6,5 kaki. Ini akan memiliki 150 kata dalam satu halaman, jumlah halaman adalah 550,” kata seniman tersebut yang terkait dengan proyek yang sedang dikembangkan di Karachi, dilansir di Khaleej Times, Selasa (31/8).

Menurut Guinness World Records, saat ini Al-Quran cetak terbesar berukuran tinggi 6,74 kaki dan lebar 4,11 kaki, dan tebal 6,69 inci. Salinannya berisi 632 halaman dan beratnya 552,74 kg.

“Seorang pengusaha Pakistan luar negeri yang berbasis di Dubai, Irfan Mustafa, memfasilitasi seniman tersebut untuk memamerkan karya agung ini di Expo 2020 Dubai,” tambah Rassam. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here