“Aku Bergegas Penuhi Panggilan-Mu”

168
Adzan Terakhir Bilal bin Rabbah

Muslim Obsession – Seorang wanita selalu hidup dengan satu panutan Ayat Al-Quran, yang berbunyi, “Dan aku bergegas kepada-Mu, Tuhanku, agar Engkau ridha (senang).” (QS. Taa Haa [20]: (84).

“Ayat ini yang menggerakkan hati, ketika saya mendengar Adzan dan saya sibuk dengan sesuatu, saya mengingatkan diri tentang Ayat itu. Lalu bergegas memenuhi Panggilan-Nya,” ujar wanita itu.

Ia melanjutkan, “Ketika alarm saya berbunyi pada jam 2 pagi dan saya ingin kembali tidur saya ingat ayat itu, ”Dan aku bergegas kepada-Mu, Tuhanku, agar Engkau ridha (senang)”. Lalu saya bangun dan berdiri di hadapan Allah.”

Suatu hari, suaminya masih dalam perjalanan pulang dari tempat ia bekerja. Ia menelepon istrinya (wanita itu) untuk menyiapkan makanan panas dan siap disantap ketika ia pulang nanti.

Ia memintanya untuk membuat Mahshi (daun anggur yang diisi). Di mana hidangan tersebut sangat memakan waktu. Prosesnya panjang, sang istri harus membungkus banyak adonan dan kemudian menaruhnya di panci untuk dimasak.

Sampai tinggal 3 adonan lagi untuk dibungkus; tetapi Adzan seketika berkumandang. Wanita itu meninggalkan 3 daun anggur yang tersisa, yang hanya akan memakan waktu 5 menit lagi. Tapi ia bergegas shalat.

Beberapa menit kemudian, suaminya pulang ke rumah dan melihat makanannya belum siap. Sedang istrinya tengah shalat. Dia melihat hanya ada 3 daun anggur yang tersisa.

Agak kesal, dia berkata, “Kamu bisa saja menyelesaikannya dulu dan menaruh panci untuk memasak lalu shalat,” ujar suami itu.

Ia berfikir, tidak ada salahnya menunda shalat hanya untuk melakukan hal singkat. Tapi sang istri tidak merespon.

Sang suami menghampiri istrinya. Alangkah terkejutnya, ia menemukan bahwa istrinya telah meninggal dalam sujudnya.

Subhanallah! Jika saja dia menunggu untuk menyelesaikan apa yang ada di tangannya, mungkin dia akan mati di dapur.

Sungguh, cara kita menjalani hidup adalah cerminan bagaimana nanti kita akan mati.

Wallahu ‘Alam bish Shawab (Vina – Disadur dari True Islamic History Islamcan.com)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here