Aksi Solidaritas, Polisi Non Muslim Ikut Puasa

95

Muslim Obsession – Sebagai bentuk solidaritas yang luar biasa, seorang petugas polisi non-Muslim dari Manchester Selatan berpuasa sepanjang bulan Ramadhan.

Sersan Kevin Gammond, pria berusia 38 itu mulai berpuasa Ramadhan untuk mendukung rekan kerja Muslimnya Sersan Kassim Hanif, demikian dilansir Manchester Evening News, Senin (3/5/2021).

“Selama hari-hari menjelang puasa, Kas membicarakannya dan saya hanya berkata ‘Saya akan melakukannya denganmu jika kamu mau?’” kata Sersan Gammond.

“Saya ingin mendukung dia memikirkannya dan itu akan menjadi tantangan nyata untuk melihat apakah saya bisa mematuhinya,” imbuh dia.

Meski merindukan kopi paginya, Sersan Gammond bertekad menjalankan puasa sepanjang bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Ingin Pahami Islam, Anggota Parlemen Inggris Ini Ikut Puasa Ramadhan  

“Saya merindukan kopi pagi dan sarapan pagi saya. Saya sering begadang dan makan makanan kedua atau ketiga, karena jika tidak, saya mulai merasa pusing di siang hari. Perasaan yang aneh,” ungkap Sersan Gammond.

Sersan Hanif merasa bersyukur atas dukungan sahabatnya, memuji dedikasinya terhadap puasa.

“Saya sangat menghargai puasa Kev saat kami bekerja di kantor kecil dan oleh karena itu akan sulit melihatnya makan siang di mejanya!” tutur Sersan Hanif.

“Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan tidak hanya oleh Kev tetapi juga oleh Inspektur Paul Wall karena dia juga telah meluangkan waktu untuk mendukung dan menyemangati kami,” tandasnya.

Inspektur Paul Wall memuji kedua petugas polisi tersebut, membenarkan bahwa meski mereka berpuasa selama jam kerja, kinerja mereka tetap konsisten.

“Saya akan dengan tulus menggambarkan kedua Sersan tersebut sebagai yang terbaik di Manchester Selatan dan saya tidak terkejut bahwa mereka menunjukkan dedikasi seperti itu kepada satu sama lain dan komunitas kami,” ujar Inspektur Paul.

Ada kejadian lain di mana banyak non-Muslim menunjukkan semangat yang kuat untuk bulan Ramadhan, dan banyak dari mereka memilih untuk bergabung dengan umat Islam dalam menjalankan bulan puasa.

Pada tahun 2019, seorang guru non-Muslim di Lancashire berpuasa sepanjang bulan Ramadhan untuk menunjukkan dukungan kepada siswanya yang Muslim yang mengambil GCSE.

Di Dubai, wanita non-Muslim India Sarbani Ghoshal dilaporkan pada tahun 2018 untuk menjalankan setiap Ramadhan, mengatakan dia diberkati dengan mukjizat selama bulan suci.

Ada juga kasus Nick Watson, ekspatriat Inggris jangka panjang di Emirates, telah tinggal di sana selama 20 tahun, dan tidak melewatkan satu pun Ramadhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here