Akhirnya Sukmawati Meminta Maaf

856
Sukma - Press
Sukmawati Soekarnoputri meminta maaf saat menggelar jumpa pers di kawasan Cikini, di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Jakarta, Muslim Obsession – Sukmawati Soekarnoputri pembaca sekaligus pengarang puisi “Ibu Indonesia” yang dinilai melecehkan syariat Islam, akhirnya meminta maaf.

Dibuka dengan ucapan salam dan seruan ‘Merdeka’, Sukmawati menyampaikan 5 poin terkait klarifikasi puisi yang ia bacakan dalam acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya pada ajang Indonesia Fashion Week 2018. Sukmawati menyadari bahwa ternyata puisinya telah memantik reaksi dari sebagian kalangan umat Islam Indonesia.

“Puisi Ibu Indonesia yang saya bacakan adalah sesuai dengan tema dari acara pagelaran busana yakni Cultural Identity, yang semata-mata adalah pandangan saya sebagai seniman dan budayawati dan murni merupakan karya sastra Indonesia,” tulis Sukmawati, putri biologis Soekarno, melalui Pernyataan Klarifikasi yang diterima Muslim Obsession, Rabu (4/4/2018).

Dalam pernyataannya itu, Sukmawati juga menyampaikan bahwa dirinya tidak ada niatan untuk menghina umat Islam Indonesia dengan puisi Ibu Indonesia.

“Saya adalah seorang muslimah yang bersyukur dan bangga akan keislaman saya, putri seorang Proklamator Bung Karno yang dikenal juga sebagai tokoh Muhammadiyah dan juga tokoh yang mendapatkan gelar dari Nahdlatul Ulama sebagai Waliyul Amri Ad-Dharuri Bi Assyaukah (pemimpin pemerintahan di masa darurat yang kebijakan-kebijakannya mengikat secara de facto dengan kekuasaan penuh),” ujarnya.

Pada poin ketiga, Sukmawati mengatakan Puisi Ibu Indonesia adalah salah satu puisi yang ia tulis, yang merupakan bagian dari Buku Kumpulan Puisi Ibu Indonesia yang telah diterbitkan pada 2006.

Sukmawati mengaku, puisi tersebut sebagai refleksi dari keprihatinan dirinya tentang rasa wawasan kebangsaan. Kemudian ia rangkum semata-mata untuk menarik perhatian anak-anak bangsa untuk tidak melupakan jati diri Indonesia Asli.

“Puisi itu juga saya tulis sebagai bentuk dari upaya mengekspresikan dari melalui ‘suara kebudayaan’ sesuai dengan tema acara. Saya pun tergerakkan oleh cita-cita untuk semakin memahami masyarakat Islam Nusantara yang Berkemajuan sebagaimana cita-cita Bung Karno,” tulisnya.

Dalam hal ini, Sukmawati mengakui Islam begitu Agung, mulia dan indah. Puisi tersebut juga merupakan bentuk penghormatan dirinya terhadap Ibu Pertiwi Indonesia yang begitu kaya dengan tradisi kebudayaan dalam susunan masyarakat Indoenesia yang begitu berbhineka tunggal ika.

“Namun, karena karya sastra puisinya tersebut telah memantik kontroversi di berbagai kalangan, baik pro dan kontra khususnya di kalangan umat Islam, dengan ini dari lubuk hati yang paling dalam, saya MOHON MAAF LAHIR BATHIN kepada umat Islam Indonesia khususnya bagi yang merasa tersinggung dan berkeberatan dengan puisi Ibu Indonesia,” kata Sukmawati.

Selain itu, Sukmawati juga menyampaikan permohonan maaf kepada Anne Avantie dan keluarga, serta apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh designer Indonesia agar tetap berkreasi dan produktif. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here