Akhir Kisah Wanita Penyisir Rambut Putri Firaun

1328
Wanita Penyisir Rambut Putri Firaun (Ilustrasi/Istimewa)

Muslim Obsession – Kala itu, kisah kenabian Musa tersebar luas. Seiring bergulirnya waktu, pengikut Musa semakin membludak. Namun, ini bukan kabar baik bagi orang-orang yang beriman.

Hidup mereka semakin hari semakin berada dalam bahaya. Bagaimana tidak? Firaun dan pasukannya selalu mengancam mereka. Bersama Haman, perdana menterinya, Firaun memutuskan untuk menangkap siapa saja yang beriman kepada dakwah Musa.

Semua yang ada di istananya itu, menjadi saksi atas kepedihan orang-orang beriman yang disiksa, mereka mengerang hebat. Namun, tiada goyah keimanan hingga akhir hayat.

Siksaan tersebut menimpa seluruh kaum mukmin. Sebagian muslimin lainnya memilih lari, pergi sejauh mungkin dari pengawasan Firaun.

Sementara itu, di istana Firaun, terdapat seorang wanita yang tugasnya menyisiri rambut anak perempuannya juga mendandaninya. Dia termasuk salah seorang yang beriman kepada Allah dan menyembunyikan imannya di dalam hati.

Suatu ketika wanita itu tengah menyisiri rambut putri Firaun. Tiba-tiba saja sisir dalam genggamannya terjatuh. Saat dia hendak mengambil sisir itu dari lantai wanita itu berucap, “Bismillah.”

Putri Firaun sontak terkejut dan bertanya, “Apakah kamu tidak mempercayai ketuhanan ayahku?”

Dia menjawab, “Tidak. Tuhanku dan Tuhan ayahmu adalah Allah.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here