Ajal Begitu Dekat

209

Oleh: Satria Hadi Lubis

HARI sabtu ini saya kembali berduka. Sebab salah seorang sahabat lama saya telah pergi, Ustadz Abdullah Qomaruddin, Lc. Dukanya makin berlipat karena beliau meninggal setelah istri beliau 10 pekan yang lalu juga meninggal.

Saya sempat membaca beberapa status FB beliau setelah istrinya meninggal yang menunjukkan kecintaan dan kerinduan beliau yang amat sangat kepada istrinya. Qodarulllah…..kini rindu itu terbalaskan.

Semoga beliau dan istri beliau diampuni segala dosanya, dirahmati oleh kasih sayang-Nya, dan dapat berkumpul kembali di surga kelak dengan seluruh keluarganya, dan dengan orang-orang yang mencintai dan dicintai beliau.

Hikmahnya bagi saya, ternyata ajal itu begitu dekat, begitu tak terduga, begitu dramatik, yang ujungnya membuat kita menyerah total kepada kehendak Allah SWT.

“Boleh jadi Anda memakai arloji, ternyata yang melepasnya dari Anda adalah ahli waris Anda..

Boleh jadi Anda menutup pintu mobil, ternyata yang membukanya adalah petugas ambulan..

Boleh jadi Anda menutup kancing baju, ternyata yang membukanya adalah orang yang memandikan jenazah Anda..

Boleh jadi Anda memejamkan mata untuk tidur di kamar Anda, ternyata mata itu tidak terbuka lagi kecuali di hadapan Allah Penguasa langit dan bumi pada hari kiamat..

Perhatikanlah, untuk apa kita pakai dan habiskan waktu kita dan dengan apa akan ditutup akhir umur kita…?

Ya Allah, bangunkan kami dari kelalaian…

Jadikan kami sebagai hamba-Mu yang senantiasa sungguh-sungguh, sabar, tsabat dan istiqamah di jalan-Mu”

Aamiin yaa robbal aalamin…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here