Ajak Istri Rekreasi Lebih Utama dari I’tikaf?

207
Ilustrasi: Suami dan Istri jalan-jalan. (Foto: freepik)

Jakarta, Muslim Obsession – Seorang suami yang disibukkan pekerjaan, seringkali lupa meluangkan waktu untuk keluarganya, terutama istri. Karena sibuk, acara rekreasi ke tempat yang menyenangkan hati istri pun tak lagi dilakukan.

Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadi contoh terbaik bagi suami yang suka menyenangkan hati istri-istrinya.

“Salah satunya dengan rekreasi. Begitu salah satu ajaran Rasulullah memperlakukan orang yang kita cintai untuk kita hibur dengan rekreasi mencari suasana baru,” kata Ustadz Tb. Syamsuri Halim kepada Muslim Obsession, Jumat (17/7/2020).

Baca juga:

Subhanallah Begini Gambaran Keindahan Rupa dan Perangai Rasulullah

Suami Terbaik, Suami yang Senang Bantu Istri di Rumah

Uang Suami Milik Istri dan Uang Istri Milik Istri? Benarkah Demikian?

Ustadz Syamsuri menjelaskan, Rasulullah sosok yang senang membersamai sahabatnya dalam sebuah perjalanan untuk mencari sesuatu yang dibutuhkan. Bahkan hal seperti ini lebih disukai Rasulullah dibandingkan beri’tikaf di Masjid Nabawi.

Menurutnya, terdapat hadits yang menerangkan hal itu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh aku berjalan bersama seorang saudara (muslim) di dalam sebuah keperluan lebih aku cintai daripada aku beri’tikaf di dalam masjidku (masjid Nabawi) ini selama sebulan,” (HR. Ath-Thabrani).

“Namun, kebanyakan dari kita sangat bersemangat saat pergi menemani temannya. Tapi istri sendiri dan anak-anak jarang diperhatikan dan ditemani, padahal istri adalah yang paling berhak memperoleh kebaikan dari suami,” jelas Ustadz Syamsuri.

Terkait hal ini, Ustadz Syamsuri mengacu pada sebuah hadits: “Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya,” (HR. At-Tirmidzi). (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here