Adab Sebelum Tidur Menurut Sunnah Nabi

337

Muslim Obsession – Islam dengan tertib dan indah mengajarkan adab bagaimana harusnya seseorang muslim menjalani kebiasaan sebelum tidur. Hal ini juga disunnahkan oleh Nabi dan dicontohkan langsung oleh kekasih Allah ini.

Jika Profesor Chris Idzikowski, selaku direktur Sleep Assessment and Advisory Service pernah melakukan penelitian kepada 1000 orang, bahwa posisi tidur itu memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kesehatan seseorang.

Maka, jauh sebelum itu, tepatnya 1400 tahun yang lalu, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mengajarkan kepada umatnya mengenai posisi tidur yang baik bagi kesehatan.

Posisi tidur miring ke kanan

Nabi biasa tidur dengan memiringkan tubuhnya ke kanan. Hal ini diterangkan pada sebuah hadits al Barra bin Azib, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Apabila kamu hendak tidur maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk sholat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan. (HR. Bukhari).

Dalam riwayat lain Nabi juga bersabda, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (Hr Al-Bukhari dan Muslim).

Apa saja manfaat dari tidur dengan memiringkan tubuh ke kanan? Ternayata banyak sekali. Dengan tidur miring ke kanan, kita akan mendapatkan banyak manfaat, seperti mengurangi beban pada jantung, mengistirahatkan lambung.

Selain itu juga untuk mengistirahatkan otak, meningkatkan waktu penyerapan zat gizi, merangsang buang air besar agar lancar, mengistirahatkan kaki bagian kiri, dan menjaga kesehatan paru-paru kita.

Jangan tidur tengkurap

Selain ada contoh bahwa kita tidur dengan miring ke kanan, tapi ada juga larangan posisi tidur untuk dilakukan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci orang yang tidur dengan tengkurap. Seperti dalam sebuah hadits dari Ibnu Tikhfah Al Ghifari, dari Abu Dzarr, ia berkata,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di hadapanku dan ketika itu aku sedang tidur tengkurap. Beliau menggerak-gerakkanku dengan kaki beliau. Beliau pun bersabda, “Wahai Junaidib, tidur seperti itu seperti berbaringnya penduduk neraka.” (HR. Ibnu Majah)

Sebagai seorang muslim, sudah sepatutnya kita mengikuti ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ada beberapa adab yang dicontohkan kepada kita sebelum, saat, dan setelah tidur.

Berwudhu sebelum tidur

Nabi memberi contoh tidur dalam keadaan berwudhu, seperti yang ada dalam sebuah hadits dari Al Baro’ bin ‘Azib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

Tidur di awal malam

Adab selanjutnya, sebisa mungkin tidurlah di awal malam, jika tidak ada kepentingan atau kesibukan. Seperti dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568)

Tutup Pintu, Jendela, dan Matikan Lampu

Tutuplah pintu, jendela, dan memadamkan api dan lampu sebelum tidur. Dari Jabir z diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah bersabda, “Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman.” (Muttafaq ’alaih)

Baca Ayat Kursi, Doa, dan Dzikir

Baca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah, Surah Al-Ikhlas dan Al-Mu`awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas), karena banyak hadits-hadits shahih yang menganjurkan hal tersebut.

Baca doa-doa dan dzikir yang keterangannya shahih dari Nabi, seperti:

“Ya Allah, peliharalah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali segenap hamba-Mu.” Dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh Al-Albani)

Muhasabah Diri

Dan yang terakhir, hendaknya senantiasa menghisab (mengevaluasi) diri dan melihat (merenungkan) kembali amalan-amalan dan perkataan-perkataan yang pernah diucapkan.

Hendaknya bersegera bertaubat dari seluruh dosa yang dilakukan dan memohon ampun kepada Allah dari setiap dosa yang dilakukan pada hari itu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here