ACT Apresiasi Pengabdian Guru Prasejahtera Lewat Program Sahabat Guru Indonesia

339
Foto bersama perwakilan para guru dari berbagai daerah dalam program "Sahabat Guru Indonesia" dengan tim manajemen Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam memperingati Hari Guru Nasional (25/11).

Muslim Obsession – Mengabdi menjadi guru terkadang bukanlah sebuah jalan mudah, terutama untuk para guru yang kondisi ekonominya terbatas. Misalnya saja guru honorer dan guru tahfiz yang penghasilannya masih di bawah UMR.

Menurut Data Pokok Pendidikan Nasional (Dapodik) Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, ada 1.070.662 guru yang masih berstatus honorer dengan pendapatan di bawah UMR (rata-rata Rp 300.000 sampai dengan Rp 500.000 per bulan).

Fakta tersebut mendorong Aksi Cepat Tanggap menghadirkan program Sahabat Guru Indonesia, yakni program bantuan beaguru untuk guru prasejahtera, bertepatan dengan Hari Guru Nasional, Senin (25/11/2019).

Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan, tujuan utama program Sahabat Guru Indonesia adalah untuk memberikan kontribusi perbaikan pada permasalahan pendidikan di Indonesia. Salah satunya pada kesejahteraan ekonomi para guru.

“Program ini sebagai medium untuk menyemangati guru-guru prasejahtera dalam mengabdi. Guru merupakan elemen penting dalam menentukan kualitas pendidikan, peran guru merupakan peran sentral untuk membangun karakter anak bangsa. Kami ingin terus menebar manfaat dan menjadi jembatan dari jiwa-jiwa dermawan baik nasional maupun global untuk masyarakat yang membutuhkan. Kami percaya barang siapa yang memberikan kemudahan (membantu) saudara yang kesusahan, niscaya Allah akan membantu memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here