Aa Gym: Mengeluh Tanda Kufur Nikmat

112
Aa Gym.
Aa Gym.

Jakarta, Muslim Obsession – Orang pada umumnya suka mengeluh dengan kondisi yang dihadapinya masing-masing. Entah itu mengeluh tidak punya uang, mengeluh sakit, atau mengeluh karena tidak bisa mendapatkan sesuatu yang diharapkan.

Mengeluh seolah menjadi sesuatu yang biasa dijumpai di masyarakat. Pendakwah Aa Gym menyebutkan jika mengeluh adalah salah satu tanda jika kita kufur terhadap nikmat yang diberikan Allah Azza wa Jalla.

“Yang banyak mengeluh dalam hidupnya, mengeluh karena kufur nikmat. Cuma satu sebabnya, hadeuh nggak punya uang. Masih punya kepala, saya mah cuman modal dengkul. Mahal tahu dengkul tuh,” kata Aa Gym dalam akun instagramnya.

Menurit Aa Gym tidak sedikit di antara kita yang selalu berpikir, jika kitalah yang paling menderita. Apalagi di tengah pandemi, di mana banyak pemutusan hubungan kerja, usaha tidak jalan dan bahkan harus berhutang.

Maka untuk itu, sangat penting bagi umat Islam harus selalu bersyukur kepada Allah. Dan menghilangkan sejenak keinginan, bukan kebutuhan.

“Kalau ada diantara kita yang menderita pasti dia judulnya cuman satu kufur nikmat. Mikirnya yang belum ada, mikirnya keinginan. Teman-teman mah dah pada punya rumah, saya mah belum,” tambahnya.

Aa Gym juga melanjutkan, justru dengan menyukuri nikmat yang ada akan ditambah oleh Allah. Dan diberikan nikmat lain yang tidak pernah kita pikirkan.

“Apa dengan mikir gitu jadi rumah? Nggak. Justru dengan mensyukuri tempat yang ada akan diberikan nikmat lainnya,” lanjutnya.

Begitu pula jika kita belum memiliki pasangan, justru itu waktunya kita lebih giat beribadah. Lebih mendekatkan diri kepada Allah. Sebelum ada kewajiban-kewajiban lainnya sebagai seorang suami.

“Orang lain udah punya istri saya belum, ada yang naksir gara-gara ngomong gitu? Mending syukuri saat kesendirian dengan memperbanyak ibadah. Belum ada tanggung jawab, belum harus ngurus anak. Mumpung sendiri pol-kan ibadah kepada Allah,” lanjutnya.

Allah sendiri akan memberikan kita rezeki yang tidak pernah disangka-sangka datangnya dari mana. Dan meskipun kita sudah merencakanan, rezeki itu akan datang tidak pernah terduga.

“Syukur itu bisa mendatangkan, dari mana A nanti? Atau Allah mah ngasih rejeki mah bebas. Sesuka Allah jalannya. Kalau gaji memang sudah diatur, waktunya, jumlahnya, gaji juga termasuk karunia Allah,” tegasnya.

Maka dari itu, Aa Gym mengajak kita untuk memperbanyak rasa syukur kepada Allah. Agar kita diberikan ‘gaji’ yang tidak pernah diduga-duga datangnya.

“Tapi gaji dari Allah, karunia Allah tidak sekepikir kita, berapa banyak yang hadir di sini tidak punya gaji, dan hidup,” tutupnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here