7 Manfaat Luar Biasa Kacang Almond

643
Kacang Almond (Foto: Medical News Today)

Jakarta, Muslim Obsession – Kacang almond mengandung vitamin, mineral, protein, dan serat, sehingga dapat menawarkan sejumlah manfaat kesehatan. Satu ons almond mengandung seperdelapan dari kebutuhan protein harian seseorang.

Orang bisa makan almond mentah atau dipanggang sebagai camilan atau menambahkannya ke hidangan manis atau gurih. Almond tersedia dalam bentuk irisan, serpihan, seperti tepung, minyak, mentega, atau susu almond.

Orang kebanyakan menyebut almond sebagai kacang, tetapi mereka sebenarnya adalah keluarga biji-bijian dan bukan kacang. Pohon almond mungkin merupakan salah satu pohon paling awal yang ditanam orang.

Di Yordania, para arkeolog telah menemukan bukti pohon almond sudah menjadi peliharaan sejak 5.000 tahun yang lalu. Dalam artikel ini, yuk kita cari tahu beberapa alasan mengapa almond menjadi pilihan camilan yang menyehatkan, sebagaimana dikutip dari Medical News Today, Ahad (26/1/2020).

1) Almond dan Kolesterol

Kacang almond tinggi lemak tak jenuh. Jenis lemak ini tidak meningkatkan risiko low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Dalam jumlah sedang, American Heart Association (AHA) mencatat bahwa lemak tak jenuh dapat meningkatkan status kolesterol darah seseorang.

Selain itu, almond tidak mengandung kolesterol. Sebuah studi dari tahun 2005 menunjukkan bahwa mengkonsumsi almond dapat meningkatkan kadar vitamin E dalam plasma dan sel darah merah, sehingga menurunkan kadar kolesterol secara keseluruhan.

Menurut para peneliti ini, vitamin E adalah antioksidan yang dapat membantu menghentikan proses oksidasi yang menyebabkan kolesterol menyumbat pembuluh darah. Studi lebih lanjut menemukan hasil yang serupa.

Diketahui, nutrisi dalam almond dapat membantu meningkatkan atau mempertahankan kadar lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi sekitar 45 gram almond sehari untuk melindungi kesehatan jantung.

Baca Juga: Kacang Kenari, Si Kecil Imut untuk Kesehatan Jantung dan Usus

2) Almond dan Risiko Kanker

Sebuah studi tahun 2015 mengamati konsumsi kacang dan risiko kanker. Para penulis mengidentifikasi risiko kanker payudara dua hingga tiga kali lebih rendah di antara individu yang mengonsumsi kacang, kenari, dan almond dalam jumlah yang lebih tinggi, dibandingkan dengan mereka yang tidak. Mereka menyimpulkan bahwa kacang tanah, kenari, dan almond tampaknya menjadi faktor pelindung bagi perkembangan kanker payudara.

3) Almond dan Penyakit Jantung

Almond, bersama dengan kacang-kacangan dan biji-bijian lainnya, dapat membantu meningkatkan kadar lipid, atau lemak dalam darah. Hal ini dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Dalam sebuah studi dari 2014, para ilmuwan menemukan bahwa almond secara signifikan meningkatkan kadar antioksidan dalam aliran darah, mengurangi tekanan darah, dan meningkatkan aliran darah.

Semua partisipan adalah laki-laki sehat berusia 20-70 tahun yang mengonsumsi 50 g almond per hari selama 4 minggu. Para peneliti percaya ini mungkin disebabkan oleh vitamin E, lemak sehat, dan serat, yang membantu seseorang merasa kenyang sebagai dampak antioksidan dari flavonoid. Mereka merekomendasikan makan segenggam almond sehari untuk mendapatkan manfaat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here