5 Tips Menyambut Bulan Ramadhan

2203

Oleh: Ustadz Andi Fahmi Halim, Lc

Tidak terasa sebentar lagi tamu agung akan datang menghampiri. Sudahkah Anda bersiap-siap untuk menyambutnya? Berikut ini beberapa tips untuk menyambut bulan yang diberkahi ini.

Pertama, bergembira dan bersyukur dengan datangnya bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan merupakan salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya, karena bulan ini merupakan musim ibadah, kesempatan bagi kaum muslimin untuk meningkatkan keimanan kepada Allah.

Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah: “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan,” (QS.Yunus: 58).

Kedua, bertaubat kepada Allah. Dosa dan perbuatan maksiat dapat mengalangi seseorang untuk menjalankan ibadah dan ketaatan-ketaatan lainnya.

Ibnu Al Qayyim berkata, “Dan di antara pengaruh perbuatan maksiat adalah lenyapnya ketaatan, dan seandainya perbuatan dosa itu tidak mempunyai hukumannya, maka sesungguhnya ia menghalangi seorang hamba untuk berbuat ketaatan yang sedang terlintas, lalu ketidaktaatan itu menghentikan ketaatan lain, kemudian menghentikan ketaatan ketiga, keempat, dan seterusnya hingga habislah seluruh ketaatan disebabkan dosa-dosa. Padahal setiap ketaatan adalah lebih baik daripada dunia beserta isinya. Hal ini sama halnya dengan seseorang yang memakan satu macam makanan kemudian menyebabkan ia sakit dalam waktu yang sangat panjang yang membuatnya tidak dapat memakan berbagai macam makanan yang paling baik daripada makanan yang telah ia makan dahulu. Dan kepada Allah kita memohon perlindungan,” (Ad-Da’wad Dawa’ karya Ibnu Al Qayyim 1/54).

Untuk itu, agar mendapatkan kemudahan beribadah dengan sempurna, hendaknya seorang hamba meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat dan bertaubat kepada Allah. Dalam Al-Quran Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuhaa (taubat yang semurni-murninya),” (QS. At-Tahrim: 8).

Ketiga, berazzam untuk meningkatkan ibadah di dalamnya. Kebanyakan manusia jika merencanakan sesuatu untuk kepentingan dunia, mereka membuat perencanaan yang sangat matang dan detail, agar apa yang diinginkannya bisa tercapai seluruhnya.

Namun sangat disayangkan, dalam urusan akhirat masih kurang azzam untuk mencapainya. Maka dari itu, sekarang merupakan waktu yang tepat untuk berazzam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan. Berapa kali khatam ketika membaca Al-Qur’an? Ibadah apa saja yang akan dilakukan? Dan lain sebagainya.

Allah berfirman, “Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami, maka sungguh Kami benar-benar memberi petunjuk (kemudahan) kepada jalan-jalan Kami, dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat ihsan,” (QS. Al-Ankabut: 69).

Keempat, belajar fiqih puasa dan Ramadhan. Di antara syarat diterimanya amal ibadah adalah sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad Saw. Dan untuk mengetahui apakah puasa dan ibadah-ibadah kita sudah sesuai petunjuk Rasulullah atau belum, maka harus belajar.

Di dalam Al-Quran Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,” (QS. An-Nahl: 43).

Kelima, berdoa. Dan yang tidak kalah penting untuk menyambut Ramadhan adalah berdoa kepada Allah agar sampai di bulan Ramadhan. Di antara doa yang dibaca oleh para ulama adalah:

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan,” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 264).

Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah kepada kita semua untuk menyambut dan beribadah di Bulan Ramadhan.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here