3 Kelompok Orang yang Ibadahnya Tidak Diterima

149
KH. Anwar Zahid. (Foto: argodadi)

Muslim Obsession – Ada tiga kelompok orang yang sekalipun mereka rajin beribadah namun tidak menghasilkan pahala apapun. Allah Ta’ala tidak berkenan untuk menerima amal ibadahnya.

“Ada tiga kelompok manusia yang ibadahnya sebagus apapun, sekhusyuk apapun gak akan diterima oleh Allah. Bahkan di akhirat tidak bisa menerima syafa’at dari Rasulullah ﷺ,” ungkap KH. Anwar Zahid dalam sebuah ceramah yang disampaikan di Timika, beberapa waktu lalu.

Sekalipun mereka ini, sambungnya, shalatnya rajin, sedekah setiap hari, melaksanakan ibadah umrah dan haji setiap tahun, namun jika masuk ke dalam tiga golongan ini maka amal ibadanya tidak akan diterima.

Siapa saja mereka?

BACA JUGA: Istri Membentak Suami, Bagaimana Hukumnya?

Kelompok pertama adalah anak yang durhaka kepada kedua orangtuanya.

Menurut penceramah kondang asal Kanor Bojonegoro tersebut, sehebat apapun seorang anak kalau ia durhaka kepada orangtua, berani kepada orangtuanya, menentang keduanya, melawan dan zhalim kepada orangtua, menyia-nyiakan keduanya, maka seluruh ibadahnya ditolak dan doanya gak akan dikabulkan oleh Allah.

“Padahal si anak hidupnya berkecukupan dan kaya, sementara orangtuanya hidup menderita. Bahkan sekalipun anaknya ‘alim tapi berani ia berani dan durhaka kepada orangtua, maka seluruh ibadahnya ditolak oleh Allah,” jelas kiai yang terkenal dengan julukan “Kiai Kondang, Kiai Menyek” tersebut.

BACA JUGA: Waspadalah! Karena Hal Ini, Kelak, Istri pun Menggugat Suami di Hadapan Allah

Kelompok kedua, para istri yang suka melukai perasaan suami, menyakiti hati suami, padahal suaminya benar dan istri yang suka membebani suami di luar batas kemampuannya.

Menurutnya, Rasulullah ﷺ pernah cerita bahwa kelak di akhirat ada perempuan yang memiliki wujud bukan manusia, tetapi badannya seperti khimar dan kepalanya babi.

“Siapa itu? Itu tadi, istri yang suka membebani suami di luar batas kemampuan. Juga istri yang suka melukai dan menyakiti hati suaminya. Seperti itulah keadaannya, ibadah mereka tidak diterima oleh Allah,” tandas Kiai Anwar.

BACA JUGA: Suami atau Istri yang Seharusnya Mengalah?

Dan kelompok yang ketiga adalah mereka yang memutuskan tali silaturahmi. Seperti dua kelompok di atas, yang ketiga ini pun doa, dzikir, dan amal ibadahnya tidak akan diterima Allah dan tidak akan menerima syafaat Rasulullah ﷺ.

“Oleh karenanya tingkatkan ibadah, baik yang vertikal yakni beribadah kepada Allah (hablumminallah) maupun horisontal atau ibadah sosial (hablumminannas). Karena hidup ini harus selalu ada peningkatan dalam kebaikan. Slogannya, hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here