26 Tahun Tak Pernah Shalat, Gadis Ini Belajar Ibadah Selama Karantina

520
Nur Rashima Murat (Foto: mstar)

Muslim Obsession – Ada banyak hikmah di balik pandemi Covid-19. Salah satunya dirasakan oleh seorang gadis bernama Nur Rashima Murat. Pembantu pribadi di sebuah syarikat Batam, Indonesia itu merasakan pengalaman spiritual luar biasa yang terjadi selama hidupnya.

Lewat media sosialnya, Shima mengaku bahwa dirinya tidak pernah melakukan shalat dan mengaji sepanjang usianya.

“Jujurnya, sepanjang saya hidup 26 tahun ketika itu, saya tak pernah sekali shalat atau mengaji. Bukan ibu bapak tak nak ngajar, tapi diri sendiri yang belum nak belajar shalat,” ungkap wanita berusia 27 tahun itu, dilansir mstar, Selasa (7/4/2020).

Namun ketika ia terpaksa harus dikarantina karena Corona sepulang dari Eropa, ia jadi belajar untuk shalat.

Unggahan yang diposting Shima itu lantas menjadi viral. Shima menceritakan secara lengkap tentang apa yang ia alami.

Disebutkan oleh Shima bahwa gambar sajadah dengan kertas berserakan itu adalah foto di tahun 2019. Sebenarnya, Shima sudah berniat mengubah hidupnya sejak setahun yang lalu.

Ketika itu ia tengah bermasalah dengan tunangannya yang bernama Mac. Shima lantas mulai tergerak shalat untuk menenangkan diri setelah putus dari sang tunangan.

Namun meski sudah ada niat, Shima tetap saja kesulitan melaksanakan hal tersebut. Hingga belum lama ini, gadis yang tinggal di Singapura itu baru kembali dari Eropa.

Sepulang dari Eropa, Shima harus menjalani karantina untuk mencegah penularan Covid-19. Kesempatan itu lantas digunakannya untuk belajar shalat. Shima merasa ini adalah saat yang tepat karena ia harus tinggal di rumah selama beberapa waktu.

“Saya banyak meninggalkan salat dan ini adalah waktu untuk memperbaikinya.

Saya hanya duduk di rumah saja sehingga saya bisa fokus belajar bacaan salat,” ucapnya.

Niat itu ternyata bisa terwujud dengan baik. Shima mengaku tak mengalami kesulitan ketika harus menghapal bacaan salat. Ia bahkan takjub karena bisa menghapalkannya dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah sekarang saya bisa salat dengan tenang.

Saya tidak perlu pakai banyak catatan lagi.

Suprisingly saya bisa hapal hanya dalam waktu sehari.”

Shima yang merupakan anak ketiga dari 5 bersaudara itu juga bersyukur bisa menjalani karantina dengan lancar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here