Jokowi Minta OKI Tolak Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

486
KTT OKI - Istanbul
Presiden Jokowi bersama para pemimpin negara peserta KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, Turki.

Istanbul, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo secara tegas menolak pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat berpidato dalam Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT-LB) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang digelar di Rumeli Hall Lütfi Kırdar International Convention and Exhibition Center (ICEC), Istanbul, Turki, Rabu (13/12/2017).

“Pengakuan ini tidak dapat diterima. Sekali lagi, pengakuan Presiden Trump tidak dapat diterima dan harus dikecam secara keras,” tandas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, keputusan Presiden Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tidak saja melukai hati umat Islam, namun juga melukai rasa keadilan umat manusia.

“Harapan akan kemerdekaan dijauhkan oleh keputusan yang sangat tidak berkeadilan ini. Keputusan tersebut memupuskan harapan terwujudnya perdamaian abadi. Oleh karena itu, keputusan tersebut harus ditolak,” ungkap Presiden.

Selain itu, menurut Presiden, keputusan sepihak tersebut juga dinilai melanggar berbagai Resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Palestina. Oleh karena itu, Presiden menegaskan keputusan tersebut harus ditolak.

“Masyarakat Indonesia, dan saya yakin masyarakat negara OKI mengharapkan banyak dari Pertemuan KTT ini,” katanya. (Has)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here