120 Tenda Kemenag Sudah Digunakan Kegiatan Belajar di Lombok

334
Kemenag siapkan 120 tenda belajar di Lombok (Foto: Kemenag RI)

Jakarta, Muslim Obsession – Kemenag RI mendirikan 120 tenda untuk kegiatan belajar di Lombok. Karena, sejumlah madrasah, pesantren, dan UIN Mataram pun ikut terdampak musibah gempa.

Sebanyak 50 tenda disiapkan untuk perkuliahan di UIN Mataram. Sedang 70 tenda lainnya,  untuk kegiatan belajar siswa madrasah dan santri pesantren yang dipusatkan di Kanwil Kemenag NTB.

“Alhamdulillah sudah dimanfaatkan untuk kegiatan perkulihan di UIN Mataram,” terang Kepala Biro Umum Syafrizal di Jakarta, sebagaimana dirilis Kemenag, Senin (8/10/2018).

“Termasuk juga 70 tenda yang diberikan ke Kakanwil NTB untuk sarana belajar mengajar di madrasah dan pesantren. Tenda ini menjadi kelas sementara,” sambungnya.

Menurut Syafrizal, satu unit tenda sementara itu berukuran 6 x 14 m. Setiap unit tenda, bisa untuk kegiatan belajar bagi 40 siswa atau mahasiswa. Dengan demikian, proses belajar mengajar di madrasah atau pesantren dan UIN Mataram tetap berjalan.

“Seluruh tenda tersebut merupakan bantuan dari ASN Kemenag,” tandasnya.

Kementerian Agama melakukan tiga tahapan penanganan korban terdampak musibah gempa NTB. Langkah pertama adalah penggalangan dan penyaluran dana bantuan. Total terkumpul Rp14,2 miliar dana bantuan dari keluarga besar ASN Kemenag.

Serta Rp2,9 miliar dari petugas dan jamaah haji 2018. Dari dana bantuan tersebut, kata Syafrizal, sebanyak Rp5,15 miliar sudah disalurkan.

Langkah kedua adalah proses rehabilitasi/rekonstruksi melalui mekanisme revisi anggaran. Total terhimpun Rp125 miliar yang akan dialokasikan untuk rehab/rekon sarana pendidikan agama dan keagamaan, serta rumah ibadah.

Adapun tahap ketiga adalah program recovery yang anggaran dan pelaksanannya akan dilakukan pada 2019. Fokusnya adalah pembangunan kembali gedung dan sarana pendidikan, serta rumah ibadah. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here