11 Ciri Golongan Orang Yang Bebas Hisab di Hari Perhitungan

580

Jakarta, Muslim Obsession – Kehidupan manusia sangat panjang dan akan melewati beberapa fase. Setelah dia mati akan melewati kehidupan di alam kubur, lalu manusia kembali dibangkitkan untuk melewati hari perhitungan (yaumul hisab). Di fase itu, setiap anggota badan manusia akan berbicara dan menjadi saksi atas perbuatan yang dilakukan, sedangkan mulut terkunci.

Seolah tidak ada ampun lagi bagi hamba-hamba yang selama di dunia ingkar terhadap kebenaran Allah Swt melalui firman-Nya. Sebab pada hari perhitungan tidak ada tempat bagi dusta, kepalsuan, dan pembantahan. Hari perhitungan (yaumul hisab) akan terlihat menyeramkan di mata setiap manusia.

Namun tahukah kalian jika ada sebagian golongan manusia yang bebas dari segenap perhitungan tersebut? Iya, mereka tanpa hisab di akhirat. Habib Abdullah bin Husein bin Thohir Ba’alawi dalam kitab Is’adur Rofiq menyebutkan ada 11 ciri golongan yang tanpa hisab di akhirat kelak.

فائدة: ورد في الأحاديث أن من ابتلى بذهاب بصره أو غيره من البلايا فصبر حتى يلقى الله، ومن مات بطريق مكة ذاهبا أو آيبا، وكل رحيم صبور، وطالب العلم، والمرأة المطيعة لزوجها، والبار بوالديه، والماشي في حاجة أخيه المسلم، ومن ربى صبيا يقول “لا إله إلا الله”، ومن مات ليلة الجمعة أو يومها، ومن بلي بمصيبة في بدنه أو ماله فصبر، ومن قرأ سورة القدر بعد وضوئه ثلاثا، ومن حفر بئرا بفلاة إيمانا واحتسابا، لا يحاسبون.

Pemberitahuan tersebut terdapat dalam banyak hadits bahwa orang-orang berikut ini tidak akan dihisab di hari kiamat.

1. Mereka adalah orang yang diuji dalam bentuk kehilangan penglihatan atau ujian lainnya lalu bersabar hingga wafat.

2. Orang yang wafat di tengah jalan baik menuju Mekkah maupun sepulangnya.

3. Setiap orang penyayang lagi penyabar.

4. Perempuan yang ta’at kepada suaminya.

5. Orang yang berbakti kepada orang tuanya.

6. Orang yang berjalan untuk membantu orang lain yang sedang memiliki hajat.

7. Orang yang mendidik anak kecil mengucap “La ilaha Illallah”.

8. Orang yang wafat siang atau malam Jum’at.

9. Orang yang kena musibah pada fisiknya atau hartanya lalu bersabar.

10. Orang yang membaca surat Al-Qodar sebanyak 3 kali usai berwudhu.

11. Orang yang membuat sumur di tanah lapang secara ikhlas untuk kepentingan umum.

Kriteria orang yang bebas hisab di atas bisa dijadikan patokan untuk semua agar bisa menjadi orang istimewa dengan beberapa amal saleh tersebut. Walaupun manusia diciptakan dengan sifat lalai dan lupa. Namun tidak menutup kemungkinan ketika di akhirat bisa menjadi orang pilihan Allah yang bebas hisab. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here