10.000 Kader Pemuda Muhammadiyah Akan lkuti Doa dan Aksi Solidaritas Palestina

661

Jakarta, Muslim Obsession – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah berencana mengerahkan 10.000 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dalam aksi solidaritas untuk Palestina di Masjid Kampus UMY Yogyakarta, Sabtu (16/12/2017).

Aksi yang digelar dalam bentuk tabligh akbar itu akan diisi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH Dr. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Dahnil, Pemuda Muhammadiyah menilai masalah Palestina bukan hanya masalah Umat Islam, namun ini masalah semua agama, masalah penjajahan yang dibiarkan dan dipelihara.

“Saatnya dunia termasuk pemerintah Indonesia bergotong-royong membangun dialog dengan semua kelompok untuk melawan sikap anti dialog dari Amerika Serikat dan Israel,” ujarnya Dahnil dalam keterangan tertulisnya yang diterima Muslim Obsession.

Bahkan jika perlu, lanjut dia, ada gerakan boikot global terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Tabligh akbar solidaritas Palestina akan disertai dengan pengumpulan dana untuk solidaritas masyarakat Palestina terkait dengan rencana Muhammadiyah untuk membangun Rumah Sakit di Gaza, Palestina.

Acara akan diikuti oleh kader Pemuda Muhammadiyah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa timur. Sore harinya, kegiatan dilanjutkan bersama GP Ansor dan organisasi Islam lainnya di Candi Prambanan Yogyakarta, dalam rangka menggembirakan perbedaan yang menyatukan melalui Kemah Pemuda Islam.

Pada kegiatan itu Pemuda Muhammadiyah ingin menyampaikan pesan bersama Pemuda Islam dan seluruh elemen bangsa, saatnya memahami nilai Gotong Royong membangun Indonesia, membangun dunia, yang dalam Islam menghidupkan semangat Ta’awun, saling tolong menolong.

“Bukan semangat saling menegasikan dan menyingkirkan seperti sikap yang ditunjukkan Donald Trump sehingga membuat dunia semakin panas dan terancam masuk pada konflik antar peradaban,” tandasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here